Berita Terbaru :
Dampak Corona, Orderan Grab Car Sepi
Kampung Siaga Corona, Warga Tanam Tanaman Obat Keluarga
Bumerang Buatan Atlet Lokal Dikenal Mancanegara
Longsor Jalur Pacitan Ponorogo, Material Tutup Seluruh Badan Jalan
Akses Jalan Jompo Secara Resmi Mulai Dibuka Kembali
Diduga Pasien Posotif Covid-19 Berkeliaran, Pasar Tradisional Lockdown
Jumlah PDP dan ODP Naik dan Positif Tetap 10 Orang
Sidak Diatas Kapal, Polisi Temukan Ratusan Penumpang Tidur Berdekatan
Pemerintah Beri Diskon Listrik 450 VA Dan 900 VA
Pengendara Motor Tercebur Ke Sungai, Evakuasi Sangat Dramatis
Takut Corona Mewabah, Warga Slambur Karantina Wilayah
Jokowi Putuskan Pembatasan Skala Besar dan Darurat Kesehatan
Per Hari Ini Jumlah Pasien Positif Corona 1.528, Tersebar di 32 Provinsi
Alat Rapid Test Baru Didistribusikan di Puskesmas Hari Ini
Wakil Bupati Sidoarjo Datangi Massa Terkait Penolakan Ruang Isolasi
   

Festival Tradisi Ojung, Acara Pamungkas HUT RI ke 74 dan Hari Jadi Situbondo
Agustusan  Senin, 26-08-2019 | 08:27 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Pagelaran Festival Ojung menjadi malam acara pamungkas memperingati HUT RI ke 74 dan Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke 201. Festival Ojung adalah tradisi carok antara kedua pemuda saling pukul dengan cara bergantian menggunakan sepucuk kayu rotan. Tak hanya itu, ojung wajib dilakukan untuk tolak bencana alam dan meminta air hujan.

Dua warga saling pukul secara bergantian, menggunakan alat rotan sepanjang satu meter. Mereka diberikan kesempatan untuk memukul lawan sementara yang lain harus menahan, agar tak mengenai bagian badan.

Tradisi ini disebut Ojung. Kesenian ini warisan dari budaya leluhur Kabupaten Situbondo. Ojung  awalnya tradisi meminta hujan, saat kemarau panjang, untuk membawa berkah kepada warga yang mayoritas bercocok tanam.

Tradisi carok ini juga diyakini untuk menolak bala dan pertikaian antar desa. Dengan diiringi musik gamelan khas Madura, pertarungan antar dua pemuda bertambah seru.

Uniknya, dalam kontes saling cambuk ini, satu peserta lain pun, tak ada yang dendam maupun sakit hati. "Usai melakukan ojung, mereka kembali berkawan dan rukun, bahkan mendapatkan total hadiah jutaan rupiah," tutur Saiful, dewan juri Ojung.

Kini pihak pemerintah mengemas tradisi tersebut berupa malam festival tradisi Ojung. Acara yang disuguhkan sebagai kegiatan pamungkas dalam memperingati HUT RI ke 74 dan Hari Jadi Kabupaten Situbodlndo ke 201.(end/vd:yan)

Berita Terkait

Festival Tradisi Ojung, Acara Pamungkas HUT RI ke 74 dan Hari Jadi Situbondo

Selamatan Desa, Warga Bugeman Gelar Tradisi Tarung Ojung

Tradisi Ojung Dipercaya Turunkan Hujan Penyubur Tanaman Padi

Desanya Tak Kunjung Diguyur Hujan, Warga Gelar Tradisi Ojung
Berita Terpopuler
Tidak Punya Ongkos, Satu Keluarga Asal Madura Dari Daerah Endemis Dapat Tiket Gr...selanjutnya
Peristiwa  6 jam

Dalam 2 Hari Sebanyak 125 ODR Dalam 1 Desa
Peristiwa  8 jam

Christina Sembuh Dari Corona, Resepnya Tidak Panik dan Terus Ikut Tahapan Pengo...selanjutnya
Sosok  10 jam

Gelar Tayub dan Reog Hajatan Sunatan Dibubarkan Muspika
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber