Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Jatim Bakal Tingkatkan Varian Kopi Ekspor Agar Memiliki Nilai Tambah
Senin, 26-08-2019 | 07:10 wib
Oleh : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Jawa Timur akan terus mengembangkan varian kopi, agar mendapatkan nilai lebih pada saat di ekspor. Selama ini Provinsi Jatim hanya mengekspor kopi dalam bentuk mentah. Jatim sendiri sebagai penyumbang produksi kopi 10 persen di Indonesia dan menempati urutan kelima produksi kopi terbesar.

Provinsi Jawa Timur sebagai urutan kelima produksi kopi di Indonesia, dengan menyumbang produksi 10 persen kopi nasional. Namun sayang Jawa Timur selama ini hanya melakukan ekspor kopi dalam bentuk mentahan. Maka dari itu di era gubernur sekarang, diharapkan ada inovasi untuk  ekspor kopi.

"Sesuai dengan program pemerintak petik, kemas, olah, jual, maka Jawa Timur akan membuat inovasi untuk produk kopi, agar dapat nilai lebih pada saat di ekspor keluar negeri," kata Drajat Irawan, Kepala Disperindag Jatim.

Indonesia saat ini menjadi urutan ke - 4 di dunia sebagai produksi kopi terbesar. Dengan produksi kopi 600 juta ton dan 10 persen disumbang oleh Jawa Timur dengan produksi 60 juta ton.

Daerah produksi kopi terbesar di Jatim, di antaranya dari Banyuwangi, Bondowoso dan sekitarnya.(end)

Berita Terkait


Awalnya Terbuang, Kini Biji Salak Jadi Minuman Kopi Berkhasiat Alami

Kopi Robusta Malang Diekspor Ke Tiga Negara

Warung Kopi Unik, Pencetak Bibit Atlet e-Sport

Tren Es Kopi, Es Kopian, Dokter di Surabaya Tangkap Peluang Usaha


Bupati Trenggalek Bersama Forkopimda Sidak Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

Kopi Robusta Malang Diekspor Ke Tiga Negara

Astaghfirullah, Sambil Mabuk Siswi Ini Berjoget di Warung Kopi

Forkopimda se Indonesia Bersama Presiden Tekan Angka Korupsi Ditingkat Daerah
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber