Berita Terbaru :
Putra TNI Dapat Pelatihan Pencegahan Penggunaan Narkoba
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
   

Kader Lingkungan di Pakal Berhasil Sulap Sampah Daun Kering Jadi Arang Briket
Rehat  Senin, 26-08-2019 | 05:37 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Apa yang anda lakukan jika melihat daun kering yang bertaburan di jalanan. Pasti hanya anda pandang sebelah mata bukan. Namun tidak bagi warga RW 2 Mulyomukti, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal Surabaya ini. Sampah daun kering ini bisa disulap menjadi arang briket yang bernilai ekonomis.

Keseharian warga RW 2 Mulyomukti, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal Surabaya, yang sangat rajin menyapu halaman rumah mereka masing-masing. Namun sampah-sampah daun kering ini bukannya hendak dibuang, melainkan dikumpulkan untuk dijadikan sebuah arang briket.

Caranya, sampah daun kering yang dikumpulkan, dibakar terlebih dahulu hingga hancur, namun tak sampai menjadi abu. Kemudian daun yang sudah dibakar di ayak menggunakan ayakan untuk memisahkan partikel daun yang masih kasar dan lembut. Partikel daun yang sudah halus kemudian dicampur dengan cairan berbahan tepung tapioka, atau tepung kanji. 

Gunanya, untuk memadatkan hasil pembakaran daun yang awalnya masih halus, kemudian diaduk hingga rata. Selanjutnya, adonan daun halus dan tepung tapioka tersebut barulah dimasukkan ke dalam alat khusus mencetak arang briket.

Setelah adonan dimasukkan kedalam alat, baru dipress sekuat mungkin dengan alat tersebut hingga berbentuk tabung berukuran 10 centimeter seperti ini. Tapi arang-arang ini belum bisa langsung dipakai, melainkan harus dijemur terlebih dahulu di bawah terik matahari hingga mengering. Setelah dijemur, arang-arang briket baru bisa digunakan bahan bakar menyalakan api.

Menariknya, semua proses pembuatan arang briket berbahan dasar daun kering ini dilakukan oleh warga RW 2 Mulyo Mukti Kelurahan Babat Jerawat. Rupanya, warga ini bukanlah warga biasa. Mereka adalah para kader lingkungan, hasil binaan Kelurahan Babat Jerawat yang sadar akan lingkungan.

Khoirul Huda, salah pendamping kader lingkungan Kelurahan Babat Jerawat menyebut, pengolahan daun kering menjadi arang yang ia kelola bersama warga dianggapnya sebagai salah satu solusi alternatif energi terbarukan. Sebab, sesuai dengan pengertiannya, yaitu berasal dari proses alam yang berkelanjutan.

Khoirul Huda juga menyampaikan, arang briket daun kering dianggap sangat memiliki keistimewaan, selain tak menghasilkan asap yang tebal. Arang briket daun kering, ternyata memiliki nyala bara api yang lebih tahan lama, dibanding arang biasa yang berasal dari kayu.(end)

Berita Terkait

Kader Lingkungan di Pakal Berhasil Sulap Sampah Daun Kering Jadi Arang Briket
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  5 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  8 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber