Berita Terbaru :
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
Hari Kedua Pencarian Orang Tenggelam Diperluas Hingga 10 Kilometer
Kejari Tulungagung Tahan Tersangka Korupsi PDAM
   

Festival Paralayang di Bukit Tunggangan Trenggalek Diikuti Atlet Berbagai Daerah di Indonesia
Olah Raga  Sabtu, 24-08-2019 | 13:00 wib
Reporter : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Festival paralayang nasional 2019 digelar di Bukit Tunggangan Trenggalek. Festival tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan 6 kelas yang dilombakan.

Sekretaris pengurus provinsi Paralayang Jawa Timur, Samsul Hadi, mengatakan, kegiatan ini diikuti 70 peserta dari berbagai daerah di indonesia seperti Jawa Barat, NTB, Sulawesi Utara, Sumatra Barat dan para atlet dari Jawa Timur serta daerah lainnya.

Event di Trenggalek ini terdiri dari dua agenda, yakni liga seri ke 3 jatim yang diperuntukkan bagi atlet asal Jatim serta festival paralayang terbuka yang diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia. "Untuk kategori yang dilombakan ada 6 yaitu junior putra putri, senior putra putri, usia 19 putra putri, usia 21 putra putri overall dan veteran," kata Samsul Hadi.

Bukit tunggangan yang berada di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan,Kabupaten Trenggalek, memiliki ketinggian sekitar 250 MDPL. Akses jalan menuju puncak bukit masih menjadi kendala.

Akses jalan masih beton dan sebagian makadam, juga tingkat kemiringan yang curam. Namun demikian, kondisi medan yang ekstrem tersebut dibayar lunas ketika sampai di titik puncak.

Peserta paralayang bisa menikmati pemandangan bukit-bukit sekitar, hamparan sawah yang luas, jalan raya dan perumahan warga yang akan memanjakan mata.

Salah satu peserta asli Trenggalek, Ega Wahyu Perdana, mengaku, sudah sering menjajal bukit tunggangan. Pemandangannya istimewa, perumahan warga, sawah, gunung terlihat indah saat terbang. Angin menjadi kendala untuk terbang di bukit tunggangan.

"Waktu yang aman untuk terbang pada pagi hari sekitar pukul 10.00. kalau setelah jam 12.00 anginnya sudah relatif kencang jadi tidak bisa dilakukan penerbangan," ujar Ega Wahyu Perdana.

Rencananya tahun depan, Federasi Aerosport Indonesia (Fasi) Jawa Timur, akan mengusulkan bukit tunggangan di trenggalek ini untuk arena ajang paralayang Trip Of Indonesia (Troi).

Kedepannya juga akan diajukan untuk kegiatan skala internasional. Namun, masih perlu ada pembenahan terkait sarana dan prasarana khususnya jalan menuju ke titik puncak bukit. Festival paralayang ini diselenggarakan mulai tanggal 23 sampai 25 Agustus 2019. (yos)

Berita Terkait

Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Tengah Pandemi

Atlet Paralayang Terbang di Atas Gunung Blego

Wisata Tandem Paralayang Terkendala Cuaca Buruk

Gunung Sumo Ilang, Surga Bagi Olahraga Paralayang
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  9 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  8 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  2 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  17 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber