Berita Terbaru :
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
   

Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Kritik Sambut Anggota DPRD Baru
Politik  Jum'at, 23-08-2019 | 17:25 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Puluhan mahasiswa melakukan aksi dengan membentangkan poster peningkatan kinerja DPRD, aksi penyambutan untuk wakil rakyat yang baru ini sebagai bentuk dukungan kritis demi pembangunan kabupaten bondowoso yang lebih baik kedepan.

Bersamaan dengan rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah anggota DPRD Kabupaten Bondowoso di kantor DPRD Kecamatan Tenggarang. Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bondowoso menggelar aksi di depan kantor dewan.

Aksi ini diwarnai dengan pembentangan sejumlah poster kecaman kinerja DPRD yang dinilai kurang meyentuh rakyat. Selain itu, para mahasiswa juga berorasi menyaurakan harapan agar wakil rakyat tidak tidur, serta selalu mengawal seluruh kinerja eksekutif yang dinilai belum maksimal.

Sejumlah masalah disampaikan dalam orasi para mahasiswa PMII ini antara lain, masalah stunting yang tidak kunjung teratasi, masalah pendidikan, dan yang terbaru adalah penanganan sekaligus pencegahan hiv-aids dimana jumlah penderitanya terus bertambah.

Menurut Abduh, korlap aksi, 9 poin tuntutan disampaikan pihaknya kepada para wakil rakyat yang baru saja dilantik. "Kami mengharap ada program-program konkret yang tepat sasaran kepada masyarakat utamanya masyarakat miskin," kata Abduh.

Puluhan aparat kepolisian disiagakan di depan kantor DPRD, guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan mengganggu jalannya rapat paripurna istimewa. Setelah ditemui oleh perwakilan anggota DPRD, massa mahasiswa membubarkan diri. (yos)

Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  6 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  8 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  12 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber