Berita Terbaru :
Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Ratih Tersangka, Demokrat Pastikan Tetap Dapat 1 Fraksi di DPRD Surabaya
Politik  Jum'at, 23-08-2019 | 16:41 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Ditetapkannya Ratih Retnowati sebagai tersangka kasus dana hibah jasmas 2016, tidak mempengaruhi perolehan kursi DPRD Surabaya yang memenuhi syarat untuk membentuk 1 fraksi. Bahkan jika perempuan yang terpilih kembali sebagai anggota DPRD Surabaya itu besok tidak hadir dalam pelantikan, Demokrat tetap bisa membentuk 1 fraksi.

Herlina Njoto Harsono, Ketua Bapillu DPC Partai Demokrat Surabaya, mengatakan, Ratih Retnowati melakukan pengunduran sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya bukan terkait keterpilihannya sebagai anggota DPRD Surabaya, sehingga pengunduran dirinya tidak mempengaruhi perolehan kursi Partai Demokrat di DPRD Surabaya.

Politisi yang duduk sebagai Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini juga menegaskan, walaupun saat ini Ratih dalam proses hukum, tapi hal itu tidak juga mempengaruhi kursi Demokrat.

"Sesuai hasil penetapan KPU, Partai Demokrat mendapatkan 4 kursi dan berdasarkan PP 12 dan Tatib DPRD, pembentukan fraksi itu 4 anggota DPRD, artinya Partai Demokrat tetap bisa membentuk 1 fraksi, dan keberadaan 1 fraksi ini tetap sesuai perolehan kursi. Tidak terkait dengan hadir tidaknya anggota DPRD Surabaya terpilih dalam proses pelantikan besok, artinya Demokrat bisa membentuk satu fraksi itu tidak bisa diganggu gugat," kata Herlina Njoto Harsono Ketua Bapillu DPC Demokrat Surabaya.

Herlina menambahkan, aturan pembentukan fraksi sudah sangat tegas dan detail, dan dalam proses pembentukan fraksi sudah bukan lagi kewenangan KPU, melainkan sudah mengikuti aturan DPRD. Dalam aturan juga sudah jelas Demokrat memenuhi untuk membentuk 1 fraksi, tanpa harus melakukan gabungan dengan partai lain.(end)

Berita Terkait

Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan

Sembilan DPAC Demokrat Dukung Anak Mantan Bupati

Partai Demokrat Sudah Keluarkan Rekom di 4 Kabupaten dan Kota

Jelang Pilbup, Partai Demokrat Sumenep Bergejolak
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  11 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  8 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  3 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber