Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Kejari Terus Kembangkan Kasus Dinkes Malang Untuk Tetapkan Tersangka Lain
Jum'at, 23-08-2019 | 15:11 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, akan terus mendalami kasus korupsi Kasubbag Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, guna mendapatkan tersangka lainnya.

Namun dalam penggeledahan yang dilakukan di ruang kasubbag keuangan, petugas juga langsung menyegel ruangan dan menggembok dari luar, yang sempat lampu tiba-tiba mati saat penggeledahan dilakukan.

Selama 2 jam petugas satuan khusus pemberantasan korupsi Kejari Kabupaten Malang, mengobok-obok ruangan administrasi yang ada di kantor Dinkes Kabupaten Malang guna mengumpulkan bukti-bukti baru usai menetapkan kasubbag keuangan Dinkes sebagai tersangka.

Kasubbag Keuangan Dinkes Kabupaten Malang, Yohana Charles, yang sudah menjabat semenjak 2014 silam, telah ditetapkan tersangka korupsi oleh Kejari Kabupaten Malang usai menyelewengkan dana honorarium perawat Ponkesdes 2015 silam.

Tim terus melakukan penggeledahan guna mencari berkas-berkas ponkesdes tahun 2015 yang bisa membuktikan tersangka bersalah selama itu, dengan korupsi yang dilakukan masalah honorarium ponkesdes 23 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Malang.

Kerugian negara mencapai hingga Rp 676 juta yang mana honorarium satu perawat Rp 750 ribu setiap pulannya, dan adanya tambahan ditahun 2015 sebesar Rp 250 ribu, yang diambilkan dari dana kapitasi BPJS yang memang saat itu belum turun.

Namun, pada bulan Agustus 2015 dana talangan yang dipinjamkan untuk membayar perawat tidak dikembalikan oleh tersangka setelah cair, yang banyaknya 23 puskesmas yang sudah menalangi untuk membayar perawat ponkesdes.

Disamping menggeledah bagian keuangan, tim satuan khusus kejari juga menuju keruangan penyimpanan berkas lama untuk dijadikan barang bukti, sebelum akhirnya keruangan yankes yang ada di lantai 2.

Menurut Muhandas Ulimen, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Malang menjelaskan, bahwa beberapa ruangan digeledah, seperti keuangan, yankes serta gudang penyimpanan berkas, yang dilakukan selama 2 jam dan belum dilakukan penahanan terhadap Yohana kasubbag keuangan, namun diharapkan kooperatif saat akan dilakukan penahanan, usai memenuhi segala barang bukti yang dibutuhkan, dan terkait listrik padam, dirinya tidak ingin berspekulasi apakah benar-benar padam atau adanya sabotase.

Sebelum penetapan sebagai tersangka, Kejari Kabupaten Malang juga sudah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 99 orang, dari 39 saksi kepala Puskesmas, 39 bendahara puskesmas, 14 perawat ponkesdes dan beberapa staf di Dinkes Kabupaten Malang.

Pihak Kejari Kabupaten Malang juga benar-benar mendalami kasus koprupsi ditubuh Dinkes Kabupaten Malang, guna bisa mendapatkan tersangka baru, yang saat ini sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 2 kali kepada para saksi. (yos)

Berita Terkait


Kejari Terus Kembangkan Kasus Dinkes Malang Untuk Tetapkan Tersangka Lain

Kejari Geledah Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang

Dinkes Minta Keluarga Giyem Kooperatif

Bupati Suprawoto: Kepala Dinkes Sebaiknya Dokter


Kejari Terus Kembangkan Kasus Dinkes Malang Untuk Tetapkan Tersangka Lain

Dinkes Minta Keluarga Giyem Kooperatif

Kantor Dinkes Kota Malang Dibobol, Satpam dan Penghuni Kantin Disekap Pelaku

Bupati Suprawoto: Kepala Dinkes Sebaiknya Dokter

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber