Berita Terbaru :
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Kejari Terus Kembangkan Kasus Dinkes Malang Untuk Tetapkan Tersangka Lain
Malang Raya  Jum'at, 23-08-2019 | 15:11 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, akan terus mendalami kasus korupsi Kasubbag Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, guna mendapatkan tersangka lainnya.

Namun dalam penggeledahan yang dilakukan di ruang kasubbag keuangan, petugas juga langsung menyegel ruangan dan menggembok dari luar, yang sempat lampu tiba-tiba mati saat penggeledahan dilakukan.

Selama 2 jam petugas satuan khusus pemberantasan korupsi Kejari Kabupaten Malang, mengobok-obok ruangan administrasi yang ada di kantor Dinkes Kabupaten Malang guna mengumpulkan bukti-bukti baru usai menetapkan kasubbag keuangan Dinkes sebagai tersangka.

Kasubbag Keuangan Dinkes Kabupaten Malang, Yohana Charles, yang sudah menjabat semenjak 2014 silam, telah ditetapkan tersangka korupsi oleh Kejari Kabupaten Malang usai menyelewengkan dana honorarium perawat Ponkesdes 2015 silam.

Tim terus melakukan penggeledahan guna mencari berkas-berkas ponkesdes tahun 2015 yang bisa membuktikan tersangka bersalah selama itu, dengan korupsi yang dilakukan masalah honorarium ponkesdes 23 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Malang.

Kerugian negara mencapai hingga Rp 676 juta yang mana honorarium satu perawat Rp 750 ribu setiap pulannya, dan adanya tambahan ditahun 2015 sebesar Rp 250 ribu, yang diambilkan dari dana kapitasi BPJS yang memang saat itu belum turun.

Namun, pada bulan Agustus 2015 dana talangan yang dipinjamkan untuk membayar perawat tidak dikembalikan oleh tersangka setelah cair, yang banyaknya 23 puskesmas yang sudah menalangi untuk membayar perawat ponkesdes.

Disamping menggeledah bagian keuangan, tim satuan khusus kejari juga menuju keruangan penyimpanan berkas lama untuk dijadikan barang bukti, sebelum akhirnya keruangan yankes yang ada di lantai 2.

Menurut Muhandas Ulimen, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Malang menjelaskan, bahwa beberapa ruangan digeledah, seperti keuangan, yankes serta gudang penyimpanan berkas, yang dilakukan selama 2 jam dan belum dilakukan penahanan terhadap Yohana kasubbag keuangan, namun diharapkan kooperatif saat akan dilakukan penahanan, usai memenuhi segala barang bukti yang dibutuhkan, dan terkait listrik padam, dirinya tidak ingin berspekulasi apakah benar-benar padam atau adanya sabotase.

Sebelum penetapan sebagai tersangka, Kejari Kabupaten Malang juga sudah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 99 orang, dari 39 saksi kepala Puskesmas, 39 bendahara puskesmas, 14 perawat ponkesdes dan beberapa staf di Dinkes Kabupaten Malang.

Pihak Kejari Kabupaten Malang juga benar-benar mendalami kasus koprupsi ditubuh Dinkes Kabupaten Malang, guna bisa mendapatkan tersangka baru, yang saat ini sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 2 kali kepada para saksi. (yos)

Berita Terkait

Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Adanya Penurunan Kasus Selama PSBB

Positif Covid-19, Pegawai Dinkes Tuban Jalani Isolasi di RSUD

Dinkes Lamongan Buka Media Center Untuk Penanganan Covid-19

Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi dinkes
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  10 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  8 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  9 jam

Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber