Berita Terbaru :
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Kejari Geledah Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang
Malang Raya  Jum'at, 23-08-2019 | 14:48 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang yang tergabung dalam tim satuan khusus pemberantasan korupsi, menggeledah ruangan bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, pada Jumat (23/8) pagi.

Hal itu dilakukan terkait dugaan penyelewengan dana Ponkesdes tahun 2015. Petugas kejari mengamankan berkas-berkas terkait ponkesdes yang diselewengkan bendahara Dinkes Kabupaten Malang.

Penggeledahan dilakukan setelah ditetapkan tersangka bendahara Dinkes Kabupaten Malang, Yohan Charles. Tersangka merupakan Kasubbag Keuangan Didinas Kesehatan sejak tahun 2014 silam.

Dalam kasus yang melibatkan 99 saksi dari kepala puskesmas se Kabupaten Malang, bendahara puskesmas , perawat ponkesdes serta staf di Dinkes Kabupaten Malang, menyatakan tersangka melakukan penyelewengan dana honorarium perawat ponkesdes.

Tim satuan khusus dari kejari kabupaten malang juga menggeledah berkas-berkas pada tahun 2015 silam, yang terdapat 14 bandel dan juga dilakukan pencarian bukti digudang tempat penyimpanan berkas.

Disamping melakukan penggeledahan, juga dilakukan pemeriksaan kepada plt Kepala Dinkes Kabupaten Malang, dokter Ratih yang mengaku sudah 2 kali dilakukan pemeriksaan oleh kejari dan sebanyak 14 bandel terkait berkas ponkesdes tahun 2015.

Semenjak ditetapkan tersangka, Yohana terbukti merugikan negara sebesar Rp 676 juta setelah dilakukan pemeriksaan oleh BPK provinsi, dan kini tinggal menunggu penahanan saja setelah berkas komplit.

Dalam penggeledahan tersebut, tim satuan khusus membawa satu koper berisikan berkas-berkas terkait kasus yang ditangani serta satu kardus berkas terkait Ponkesdes di 23 puskesmas yang pencairan diselewengkan tersangka. (yos)

Berita Terkait

Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Adanya Penurunan Kasus Selama PSBB

Positif Covid-19, Pegawai Dinkes Tuban Jalani Isolasi di RSUD

Dinkes Lamongan Buka Media Center Untuk Penanganan Covid-19

Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi dinkes
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  9 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  7 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  8 jam

Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber