Berita Terbaru :
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
   

Polisi Lakukan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Terhadap Gadis Hamil
Peristiwa  Kamis, 22-08-2019 | 19:39 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Kamis siang, jajaran Satreskrim Polres Ponorogo menggelar rekontruksi atas kasus pembunuhan terhadap remaja 19 tahun Hervina Rahma Sari. Dalam reka ulang ini, polisi mengajak pihak kejaksaan dan sebanyak 19 adegan yang dilakukan pelaku.

Sebanyak 19 adegan yang dilakukan pelaku, Joko Harmanto, warga Desa Lembah Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo saat digelar rekontruksi kasus pembunuhan berencana terhadap almarhum Hervina Rahma Sari, yang tak lain kekasihnya.

Dalam rekonstruksi yang dijaga ketat aparat kepolisian ini, dilakukan tiga lokasi yang berbeda, yakni pertama di Apotek Trunojoyo Ponorogo Kota, kedua di Terminal Seloaji dan ketiga di Jembatan Galol Kecamatam Sampung.

"Digelarnya rekontruksi kasus pembunuhan ini, tidak hanyalah untuk menguatkan alat bukti. Selain itu juga sekaligus bisa menjadi pengumpulan pemberkasan yang akan diberikan ke jaksa penuntut umum," kata AKP Maryoko, Kasat Reakrim Polres Ponorogo.

Sementara perlu diketahui, sebelum aksi pembunuhan terjadi, pelaku sempat berpacaran dengan korban dan melakukan hubungan intim hingga korban hamil 6 bulan. Tak mau bertanggung jawab, pelaku mengajak korban ke Sarangan untuk dibunuh, namun karena kondisi ramai, pelaku mengurungkan niat jahatnya.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban pulang dan setiba di daerah perbatasan Magetan - Ponorogo, tepatnya bawah Jembatan Galok Desa Sampung Kecamatan Sampung Ponorogo, korban dibunuh dengan cara dicekik.


Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 340 KUHP dan 338 KUHP dan atau 351 ayat 3 tentang pembunuhan yamg direncanakan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(end)



Berita Terkait

Polisi Lakukan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Terhadap Gadis Hamil
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  4 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  18 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber