Berita Terbaru :
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
   

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif
Metropolis  Kamis, 22-08-2019 | 18:29 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Pasca insiden pengepungan 16 Agustus di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, hari ini kondisi asrama sudah terpantau kondusif. Meski begitu, banner yang menyatakan penolakan kedatangan masih terpasang di depan gerbang asrama.

Hingga pada Kamis siang tadi, kondisi asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya sudah terpantau kondusif. Di luar asrama, tak terlihat adanya aktifitas khusus, baik dari mahasiswa maupun penjagaan dari pihak kepolisian. Namun beberapa mahasiswa dari dalam asrama nampak mengamati adanya pergerakan yang terjadi di luar asrama.

Banner bercat merah yang bertuliskan siapapun yang datang kami tolak, juga masih terpasang di depan pintu gerbang asrama. Tak terlihat adanya orang keluar masuk di asrama tersebut dan kondisi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya nampak tertutup rapat.

Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan bendera yang dilakukan oleh oknum. Sejauh ini, polisi telah memeriksa 42 mahasiswa asal Papua, dan 6 orang saksi lain dari warga sekitar dan ormas.(end)

Berita Terkait

Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama

Gubernur Papua Berharap Tidak Lagi Konflik Mahasiswa Papua di Jatim

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif

GP Ansor Jatim Tolak Segala Bentuk Intoleransi
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  6 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  9 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  12 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber