Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kecamatan Karas Kabupaten Magetan terdampak kekeringan. Ribuan warganya mengalami krisis air bersih, setelah sumur yang kering. Foto M.Ramzi
Wah Gawat, 4 Ribu Warga Magetan Krisis Air Bersih
Kamis, 22-08-2019 | 01:22 wib
Oleh : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Dampak kekeringan menyebabkan krisis air bersih di Kabupaten Magetan, semakin meluas. Tidak hanya di Kecamatan Parang saja, akan tetapi juga di Kecamatan Karas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD setempat, mulai melakukan droping air bersih di Desa Kuwon Kecamatan Karas. Pengakuan Suroto, warga setempat, krisis air bersih mulai dialami sejak satu bulan terahir.

Biasanya warga bergantung pada sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Namun sejak kemarau, sumur telah kering. Selain karena musim kemarau, krisis air bersih juga diakibatkan banyaknya sumur dalam di area persawahan warga.

Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra mengatakan, hingga saat ini 4.192 jiwa mengalami krisis air bersih. Mereka tersebar di Kecamatan Parang dan Karas. BPBD rutin melakukan droping air bersih.

"Droping air bersih dari BPBD Magetan, membantu warga yang terdampak, karena mereka tidak perlu jauh-jauh mencari air bersih," kata Fery. (pul)

Berita Terkait


Terdampak Kekeringan, Warga Ambil Air di Tengah Hutan

Kondisi Air Waduk Susut, Dimanfaatkan Warga untuk Menjaring Ikan

Krisis Air Bersih Meluas ke Kecamatan Lembeyan Magetan

Kekeringan Meluas, Satlantas Polres Bojonegoro Droping Air Bersih


Kekeringan Meluas, 22 Desa di Tuban Alami Krisis Air Bersih

Meluas, 7 Desa di Magetan Terdampak Kekeringan

Dampak Kekeringan, Petani Jagung Terpaksa Panen Dini

Kekeringan Ekstrim Landa Tuban, Merusak Tanaman Tembakau

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber