Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Tradisi Barikan, Bubur Warna Warni di Kampung Nelayan
Rabu, 21-08-2019 | 20:11 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Berita Video : Tradisi Barikan, Bubur Warna Warni di Kampung Nelayan
Tuban pojokpitu.com, Perang bubur mewarnai tradisi barikan atau selamatan kampung nelayan di pesisir utara Kabupaten Tuban. Warga saling lempar bubur warna-warni, sehingga wajah dan tubuh mereka belepotan bubur.

Barikan atau selamatan kampung nelayan digelar warga Kelurahan Karangsari, Kabupaten Tuban, Selasa (20/8) sore. Ritual tahunan ini diawali dengan proses jual-beli bubur warna warni tanpa rasa, yang dimasak warga yang di tuakan di kampung. Uniknya jual beli bubur ini tidak menggunakan uang namun pakai kereweng atau pecahan genting.
          
Satu per satu warga bergantian membeli bubur. Sementara wadah bubur menggunakan daun pohon waru, yang banyak tumbuh di kawasan pantai.

Bubur warna warni dikumpulkan di tengah perempatan jalan kampung, yang menjadi pusat acara. Setelah bubur terkumpul, dilanjutkan ritual doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat.

Begitu doa selesai, warga langsung merangsek mengambil bubur tiga warna itu,  untuk dilempar pada warga lain. Tradisi saling lempar bubur antar warga cukup seru dan berlangsung selama beberapa menit. Meski tubuh dan wajah mereka belepotan bubur warna warni, warga mengaku senang. Karena menganggap bubur tiga warna itu sebagai tolak balak.

Menurut Joko Widodo, Ketua RT setempat, barikan atau selamatan kampung merupakan tradisi rutin digelar masyarakat nelayan pada bulan dzulhijah penanggalan hijriyah. Tujuannya sebagai tolak balak dan wujud syukur kepada Tuhan YME atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan.

Puas saling lempar bubur, warga mengarak kepala sapi keliling kampung menuju tiang pancung di tengah laut. Selanjutnya kepala sapi dipancang pada tiang menghadap laut bebas. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Tradisi Barikan, Bubur Warna Warni di Kampung Nelayan

Kuliner Bubur Rebung Untuk Nafsu Makan Balita

Ratusan Warga Berdesak-Desakan Antri Takjil Bubur Arab


Bubur Suro Makanan Khas Para Warok Ponorogo

ASLI BUKAN SINETRON, Tukang Bubur Naik Haji Asal Gresik

Tradisi Ramadhan, Berebut Takjil Bubur Muqdhor

Curi Barang Elektronik, Penjual Bubur di Kota Madiun Dicokok

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber