Berita Terbaru :
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Polisi Hentikan Tambang Material Breakwater, 1 Unit Truk Disita
Mataraman  Rabu, 21-08-2019 | 19:02 wib
Reporter : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Dugaan tambang ilegal di lingkungan Tamperan Kelurahan Sidoharjo Pacitan, kian menguat. Aktivitas pengerukan tambang material breakwater itu dihentikan polisi, lantaran pengelola tambang belum bisa menunjukan dokumen perijinan yang lengkap. Selain itu, polisi juga menyita 1 unit truk pengangkut tambang sebagai barang bukti.

Satlantas Polres Pacitan menindak tegas sejumlah armada truck pengangkut tambang material breakwater di lingkungan Tamperan Keluarahan Sidoharjo Pacitan. 7 unit truck ditilang polisi, lantaran tidak melengkapi surat surat kendaraan.

Selain itu, aktivitas pengangkutan tambang membahayakan pengguna jalan lain. Pasalnya, material batu yang diangkut melebihi kapasitas. Terlebih, bak truck tidak dilengkapi dengan penutup pada bagian belakang.

Kasatlantas Polres Pacitan, AKP Miftahul Amin mengungkapkan, selain menilang armada truck, pihaknya juga  menyita satu unit truck sebagai barang bukti.

Sementara itu, aktivitas tambang material penahan ombak alias breakwater akhirnya dihentikan oleh petugas penegak hukum. Pasalnya, tambang tersebut belum memiliki dokumen perizinan lengkap. Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Pacitan AKBP Sugandi.

Dari hasil penyelidikan polisi, pengusaha tambang nekat melakukan aktivitas pertambangan, padahal dokumen perizinan operasi produksi yang diurus, belum terbit. Pihaknya mengaku sudah memanggil sejumlah pihak yang bertanggungjawab atas aktivitas tambang di lingkungan Tamperan Kelurahan Sidoharjo tersebut.

Sementara itu, progres pembangunan breakwater tersendat. Belum ada material penahan ombak, yang disuplai ke lokasi proyek. Hanya nampak, satu unit alat berat yang meratakan material.(end)

Berita Terkait

1,5 Jam Tertimbun Batu Tambang, 1 Pekerja Meninggal Dunia, 1 Lagi Patah Kaki

Tolak Penambangan, Puluhan Warga Keluarkan Paksa Alat Berat

Dua Tambang Sirtu Illegal Ditutup Paksa Polda Jatim

Tolak Tambang Pasir Ilegal, 12 Warga Desa Barurejo Dapat Intimidasi Pembunuhan Hingga Pengeroyokan
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  5 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  4 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  3 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  45 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber