Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
   

Jambret Ditangkap Usai Menjambret Tas Wanita di Probolinggo
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 21-08-2019 | 01:15 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Seorang pria di Probolinggo, Jawa Timur, babak belur dihajar massa sebelum diserahkan ke polisi setelah gagal menjambret tas wanita. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus meringkuk dibalik jeruji besi mapolsek setempat.

Najib Khoir, warga Desa Paiton, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, digelandang ke kantor polisi usai digebuki massa.

Tersangka tertangkap basah usai gagal menjambret tas wanita di jalan desa. Hasilnya pria 37 tahun ini babak belur dihajar massa, hingga akhirnya diserahkan ke kantor polisi setempat.

Tertangkapnya tersangka ini saat ia menjambret tas milik Hidayati (24)yang mengendarai motor bersama adik dan suaminya.

Pada saat tas ditarik, korban terjatuh hingga akhirnya aksi kejar kejaran, hingga tersangka terjebak digang kecil. Akhirnya massa menghakimi pelaku.

Menurut Bripka Soewondo, Kanit Reskrim Polsek Besuk, pihaknya masih menyelidiki apakah tersangka beroperasi sendiri atau ada pihak lain.

"Sampai sejauh ini, tersangka beralasan nekat menjambret karena kepepet kebutuhan hidup," ucap Bripka Soewondo.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Residivis Jambret Babak Belur Dimassa

Tiga Pelaku Jambret Diringkus Tim Buser Polresta Banyuwangi

Jambret Sadis Perampas Tas Driver Ojol Hingga Tewas Akhirnya Tertangkap

Diperiksa Ulang, Ojol Korban Jambret Yang Semula Dinyatakan Positif, Akhirnya Dinyatakan Negatif
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  7 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber