Berita Terbaru :
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
   

GP Ansor Jatim Tolak Segala Bentuk Intoleransi
Metropolis  Selasa, 20-08-2019 | 19:22 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur, akhirnya menyatakan sikap terhadap insiden yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Dengan tegas, GP Ansor Jatim menolak segala bentuk intoleransi yang bisa memicu disintegrasi bangsa.

Pernyataan sikap terkait insiden yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang ini, dibacakan oleh Ketua PW GP Ansor Jatim, Syafiq Sauqi atau Gus Syafiq, di kantor PW GP Ansor di Jalan Masjid Al Akbar Timur Surabaya.

Ada lima poin mendasar yang menjadi perhatian GP Ansor menyoal permasalahan ini, antara lain menolak segala bentuk intoleransi sebagai pemicu disintegrasi bangsa. Kedua, menjaga persaudaraan antar sesama anak bangsa tanpa diskriminasi, tanpa rasialis dengan saling menghormati atas perbedaan berlatar-belakang apapun, serta menjaga, melindungi dan mengayomi saudara Papua yang tinggal di Surabaya dan Malang khususnya, maupun di Jawa Timur umumnya, atas keamanan dan keselamatan mereka untuk menjalankan aktivitas.

Syafiq Sauqi atau Gus Syafiq, Ketua PW GP Ansor Jatim, meminta kepada aparat penegak hukum bertindak tegas kepada siapapun yang melanggar UU dengan mengusut secata tuntas, tanpa pandang bulu kepada siapapun yang memicu terjadinya kerusuhan Papua.

Atas kejadian ini, kaum muda NU berharap bisa mengedepankan dialog dengan pendekatan tradisi dan budya kepada saudara - saudara Papua, sebagai perwujudan kemanusiaan.(end)

Berita Terkait

Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama

Gubernur Papua Berharap Tidak Lagi Konflik Mahasiswa Papua di Jatim

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif

GP Ansor Jatim Tolak Segala Bentuk Intoleransi
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  4 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  16 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  13 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber