Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Stabil, Bayi Aqila Keluar ICU Lebih Cepat
Selasa, 20-08-2019 | 19:10 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Berita Video : Stabil, Bayi Aqila Keluar ICU Lebih Cepat
Surabaya pojokpitu.com, Pasca mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU selama enam hari, bayi Aqila akhirnya dirawat di ruang rawat inap, RSUD Dr Soetomo. Sementara saudaranya, bayi Azila masih harus mendapatkan perawatan khusus lantaran kemarin baru menjalani operasi rekonstruksi.

"Kondisi bayi Aqila terus stabil pasca operasi separasi yang dilakukan pada 14 Agustus lalu. Saat ini, bayi 17 bulan tersebut tidak memerlukan alat bantu napas atau respirator, karena kondisinya terus membaik. Luka bekas operasi pun mulai mengering," terang Dr. Agus Harianto Sp. A(K), Ketua Tim Dokter Kembar Siam RSUD Dr Soetomo.

Hanya saja tetap membutuhkan vitamin dan antibiotik untuk mempercepat kesembuhan luka. AQILA pun bisa memulai menjalani fisioterapi agar bisa beraktivitas lebih banyak.

Sementara itu, kondisi bayi Azila juga terus membaik meskipun sampai hari ini masih menjalani perawatan intensif di ruang icu. Bayi asal Kendari tersebut sudah banyak menunjukkan perubahan meski masih bergantung pada alat bantu napas.

Pun begitu, orang tua bayi, Jayasri, mengaku senang akhirnya kedua anaknya berhasil dipisahkan dan dalam kondisi sehat.(end/vd:yan)

Berita Terkait


Kepulangan Bayi Kembar Siam Tunggu Aqila Sehat

Terus Membaik, Bayi Aqila-Azila Syukuran

Aqila-Azila Dirawat Gabung di Ruang Rawat Anak

Tim Dokter Tunda Pemindahan Azila ke Ruang Perawatan


Gubernur Khofifah Jenguk Bayi Kembar Siam Asal Kendari

Bayi Kembar Siam Asal Kendari Dirujuk ke RSUD Rsud Dr Soetomo

93 Kasus Bayi Kembar Siam Dibukukan

Pagi Ini Operasi Kandung Kencing Pada Kembar Siam Rohman

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber