Berita Terbaru :
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
   

Mahasiswa Papua Aman Belajar Di Malang, Tidak Ada Opsi Pemulangan
Malang Raya  Selasa, 20-08-2019 | 19:00 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com, Untuk meredam suasana agar tidak lagi terjadi gesekan dengan mahasiswa Papua, Pemerintah Kota Malang menggelar pertemuan dengan sejumlah mahasiswa papua yang belajar di Kota Malang.

Pertemuan Walikota Malang, Sutiaji dan Wakil Walikota Malang, dengan perwakilan mahasiswa asal Papua disalah satu rumah makan terlihat santai. Sambil berbincang-bincang, mereka menikmati hidangan makan siang bersama, dalam pertemuan ini juga dihadiri Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

Pertemuan ini untuk meredam pasca terjadinya konflik pada 15 Agustus 2019 lalu di Jalan Basuki Rahmad. Bahkan mahasiswa papua yang kuliah di Kota Malang terlihat aman dan nyaman.

Nina Awendu (20), salah  satu mahasiswa asal Papua yang sedang  kuliah di Kota Malang ini mengaku aman. Warga Kota Malang terutama ditempat kos nya sangat ramah.
Pada saat aksi tanggal 15 Agustus lalu dirinya memang tidak ikut terlibat, karena selama di Malang dirinya hanya untuk belajar.

Sementara, Walikota Malang Sutiaji, menjelaskan, pertemuan ini bentuk dari kepedulian pemerintah Kota Malang, menjamin keamanan dan kenyamanan belajar di kota malang. "Apalagi terhadap saudara sebangsa dan setanah air, terhadap orang asing kita harus menjaga keamanannya," kata Sutiaji.

Terkait opsi pemulangan terhadap mahasiswa asal Papua, Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, tidak pernah mengeluarkan pernyataan soal opsi pemulangan mahasiswa asal Papua, seperti yang di beritakan sebelumnya.

Terkait insiden 15 Agustus 2019 lalu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang dan seluruh lapisan masyarakat sepakat, untuk menjaga Kota Malang aman dan kondusif. (yos)

Berita Terkait

Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama

Gubernur Papua Berharap Tidak Lagi Konflik Mahasiswa Papua di Jatim

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif

GP Ansor Jatim Tolak Segala Bentuk Intoleransi
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  6 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  8 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  12 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber