Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Ratusan Massa Demo Mapolres Nganjuk Nyaris Bentrok
Selasa, 20-08-2019 | 18:00 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Ratusan warga, Selasa (20/8) siang melakukan aksi demo di depan kantor Mapolres Nganjuk, massa menuntut agar polisi bisa menegakkan proses hukum dengan adil terkait laporan warga. Aksi sempat memanas dan saling dorong antara polisi dengan massa, beruntung situasi bisa kondusif.

Sekitar 200 massa dari desa ngepung Kecamatan Lengkong Nganjuk, melakukan aksi demo didepan kantor Mapolres Nganjuk. Ketegangan sempat terjadi disisi selatan pintu masuk Mapolres Nganjuk, aksi saling dorong antara polisi dengan massa hingga nyaris ricuh, bahkan seorang polisi dikejar massa.

Ketegangan dipicu kesalahpahaman antara polisi dengan massa, terkait parkir kendaraan milik massa. Beruntung situasi kembali kondusif setelah polisi lain menenangkan massa.

Usai kondusif, massa menuju pintu gerbang Mapolres Nganjuk sembari membawa poster berisikan tuntan dan melakukan orasi.

Dalam orasinya, Suryadi salah satu korlap aksi, mencurigai adanya upaya yang salah dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak polisi, "Sehingga proses hukum yang dilaporkan sejak 5 bulan lalu hingga sekarang belum juga tuntas," kata Suryadi.

Kepada Kapolres Nganjuk, massa mengaku kecewa dengan dilayangkannya surat pemberitathuan perkembangan hasil penyelidikan atau SP2HP yang diberikan oleh penyidik Polres Nganjuk ke pelapor.

Bahwa kasus yang dilaporkan terkait penggelapan tanah bengkok, dan penyalahgunaan weewenang yang dilakukan oleh Nuryatin oknum perangkat desa, adalah dilakukan oleh panitia lelang. Namun pihak pelapor meyakini bahwa itu dilakukan oleh personal Nuryatim sendiri dengan bukti kwitansi.

Massa juga menuntut agar kasus yang dilaporkan terkait penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Samsul Hadi, panitia bumdes, karena menggunakan dana Bumdes untuk Pilkades juga segera diusut tuntas, serta juga mengusut pelaku pemalsuan tandatangan.

Usai orasi, sebanyak 10 perwakilan massa diterima oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Davit Trio Prasojo, untuk dilakukan dengar pendapat.

Hasilnya pihak polisi tetap dan terus melakukan penyelidikan, dan akan ditingkatkan ke penyidikan bila sudah memenuhi unsur.

Polisi berharap masyarakat untuk bersabar karena laporan masih dalam penyelidikan. Usai mendengarkan jawaban polisi, massa membubarkan diri dengan tertib. (yos)

Berita Terkait


Putus Aliran Listrik Ke Rumah Warga, Petugas P2TL Nyaris Dimassa

Jalan Rusak Akibat Dump Truk, Warga di Pasuruan Blokade Jalan Menuju Tambang

Puluhan Warga Luruk Kantor Desa dan Pasang Patok Bengkok Sawah

Ribuan Massa Demo Kantor Bupati Nganjuk, Ini Tuntutannya


Diduga Ada Korupsi ADD, Kepala Desa Siwalan Panji Didemo Warganya

Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Rumah dan Musholla Rusak, Akibat Proyek Jalan Menuju Apartemen

Diduga Ada Kecurangan, Pelantikan Perangkat Desa Didemo Warganya

Akses Pintu Keluar Sebabkan Macet, Giant Mall Malang Didemo Warga

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber