Berita Terbaru :
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
Terseret Banjir Korban Ditemukan Nelayan di Tengah Laut Kondisi Membusuk
DPRD Bojonegoro Tetapkan 5 Raperda
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
   

Mahasiswa Papua Tidak Terpengaruh Demo di Manokwari
Politik  Selasa, 20-08-2019 | 15:31 wib
Reporter : Felli Kosasi
Berita Video : Mahasiswa Papua Tidak Terpengaruh Demo di Manokwari
Jember pojokpitu.com, Ribuan mahasiswa baru Jember digembleng jiwa patriotisme dan nasionalisme berikut cinta NKRI sebelum proses menuju awal perkuliahan.

Ini penting, karena mereka sebagai generasi muda sangat rentan akan ajakan yang berbau anarkisme dan intoleransi. Beberapa mahasiswa asal Papua yang mengikutinya tidak terpengaruh dengan aksi demonstrasi di manokwari kemaren pagi.

Dua ribu lebih mahasiswa baru Polije mendapat gemblengan wawasan kebangsaan dari dosen, TNI maupun Polisi. Selain itu, mereka juga di beri materi tentang pengenalan kampus berikut cinta tanah air.

Ini menjadi sangat urgen, karena akhir akhir ini banyak aksi aksi yang berbau anarkis yang kerap kali dilakukan oleh kaum muda. Dari ribuan mahasiswa baru itu ternyata ada beberapa mahasiswa yang berasal dari Papua.

Alfons,mahasiswa baru asal Papua, mengaku senang dengan gemblengan materi wawasan kebangsaan ini, karena sejatinya Indonesia dari Sabang sampai Marauke adalah saling bersatu pada dan tidak boleh tercerai berai.

Dengan mendapat materi tersebut, mahasiswa dapat mengerti dan memahami berikut menerapkan dalam kehidupan sehari-hari pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjaga NKRI.

"Saya dan beberapa teman dari Papua tidak terpengaruh kasus demonstrasi di Manokwari kemaren," kata Alfons.

Sementara itu menurut Nugroho Setyo Wibowo, panitia maba Polije, membenarkan jika dalam maba ini ribuan mahasiswa mendapat banyak materi seperti wawasan kebangsaan, jiwa bela negara, NKRI, pancasila, UUD 1945, pemahaman persatuan dan nasionalisme.

"Berikut pemahaman tentang anti korupsi dan bahaya narkoba," kata Nugrojo.

Selain di gedung kampus setempat, ribuan mahasiswa Polije ini juga digembleng di secaba rindam 5 brawijaya. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama

Gubernur Papua Berharap Tidak Lagi Konflik Mahasiswa Papua di Jatim

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif

GP Ansor Jatim Tolak Segala Bentuk Intoleransi
Berita Terpopuler
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  53 menit

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  16 jam

Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  4 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  18 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber