Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Musim Kemarau, Air Embung di Pasuruan Mulai Menyusut
Selasa, 20-08-2019 | 06:15 wib
Oleh : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Musim panjang membuat embung atau tempat penimbunan air baku di Pasuruan sampai saat ini belum maksimal. Pasalnya, salah satu embung yang mengglontorkan milyaran rupiah uang negara belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh warga setempat.

Seharusnya timbunan air baku itu, menjadi alternatif untuk mengairi irigasi saat kemarau. kaibatnya ratusan hektar sawah terancam gagal panen.

Seperti kondisi embung krikilan yang berada di Desa Kedung Pengaron Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, mulai mengalami penyusutan.

Hal ini disebakan dampak musim kemarau yang melanda sejak 3 bulan terakhir.
Adanya embung seharusnya bisa digunakan untuk menampung air hujan dan digunakan untuk pengairan saat musim kemarau. Namun sampai saat ini belum maksimal.

Perangkat Desa Kedung Pengaron, M. Rosyid, mengatakan, pembuatan embung dengan menelan uang negara milyaran pada 2013 lalu, seharusnya sudah dirasakan oleh warga sekitar.

"Selain untuk kebutihan sehari-hari juga untuk mengairi persawahan milik warga. Padahal, saat musim penghujan kemarin embung sudah terisi dan menampung air," kata M. Rosyid.

Warga khawatir bila musim penghujan tidak kunjung datang, lahan pertanian disekitatar embung kondisinya semakin memprihatinkan, sehingga kan terus berdampak buruk bagi pertanian warga sekitar. Pasalnya, sejumlah tanaman padi rusak.

Warga berharap, agar pemerintah mampu mengatasi masalah kekeringan ini dan fungsi embung dapat tetap dimanfaatkan untuk pengairan dan kebutuhan sehari-hari warga. (yos)

Berita Terkait


Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan

Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering


Distribusi Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Terus Dilakukan

Ratusan Hektar Sawah Kekeringan, Petani Mengadu ke DPRD

Kekeringan Berkepanjangan, Ribuan Santri Gelar Sholat Minta Hujan

220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber