Berita Terbaru :
Belajar di Pos Ronda Demi Mendapat Wifi Gratis
Pemkot Janji Segera Lunasi Anggaran Pilkada Surabaya
15 Hektar Tanaman Jagung Diserang Hama Ulat
Gus Ipul Masih Perlu Waktu untuk Menjawab Soal Maju Pilkada Kota Pasuruan
Surabaya Turun Status Jadi Zona Oranye
Diduga Kurang Hati - Hati , Pria Tak Dikenal Tabrak kereta
Pengambilan Paksa Jenazah Diduga Covid-19 Terjadi Lagi
Happy Ending, Pemkot Akhirnya Perbolehkan Pekerja Seni Kembali Tampil
Susah Sinyal, Guru dan Siswa Belajar Jarak Jauh Lewat HT
Pertahankan Tanah Suaminya, Istri Salim Kancil Diperiksa Polda Jatim
Polisi Rekrut Puluhan Sopir Angkot Untuk Kampanyekan Protokol Kesehatan Kepada Penumpang
Sampai 10 Agustus Ini, Pembayaran Wajib Pajak Sudah Mencapai Rp 1 Triliun Lebih
Era Normal Life Wajib Lakukan Protokol Kesehatan di Wisata Coba Jahe
KPU Pastikan PMI Tetap Masuk Dalam Daftar Pemilih
Pandemi Covid 19, BKKBN dan Komisi IX DPR RI Kampanye KB
   

Jalan Rusak Parah 3 KM, Pemerintah Hanya Tebar Janji
Sorot  Senin, 19-08-2019 | 15:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Berita Video : Jalan Rusak Parah 3 KM, Pemerintah Hanya Tebar Janji
Nganjuk pojokpitu.com, Jalan yang menghubungkan antar kecamatan dinganjuk rusak parah sepanjang 3 kilomerter lebih, jalan berlubang dan batu batu yang menganga. Pihak warga meminta kepada bupati Nganjuk, untuk segera membangunnya sesuai dengan janji yang dulu pernah disampaikan kewarga .

Satu-satunya jalan yang menghubungkan dari Kecamatan Gondang dan Kertosono menuju Lengkong kondisinya rusak parah. Jalan sepanjang 3 kilometer lebih itu sudah tak layak dilalui oleh kendaraan baik roda dua dan roda empat.

Sebab badan jalan sudah berlubang, batu batu jalan keluar dan menganga tajam, yang mengakibatkan munculnya debu bertebaran. begitu juga di semua sisi jalan juga rusak parah.

Menurut Supriyono warga Desa Ngepung, ia mengaku prihatin dengan kondisi jalan yang rusak di desanya. Sebab itu merupakan satu satunya akses jalan warga dari kecamatan lengkong menuju Kecamatan Kertosono, Gondang dan Nganjuk Kota.

Akibat rusaknya jalan itu, juga berdampak kepada meningkatnya perekonomian warga desa ngepung kecamatan lengkong, sebab para pembeli hasil pertanian warga enggan untuk membeli hasil pertanian karena akses jalan yang rusak parah. Disamping itu juga harga jual hasil pertanian menurun drastis.

Ia meminta kepada movi rahman hidayat bupati nganjuk agar tidak hanya bisa tebar janji, tapi bisa menepati janjinya. "Sebab bupati Novi pernah berjanji kepada warga saat kampanye pilkada, dan saat kunjungan program sambang desa. Bupati berjanji akan membangun jalan tersebut pada tahun ini. namun hinga saat ini janji bupati hanya tinggal janji," kata Supriyono.

Kini warga hanya bisa berharap, dan menunggu realisasi janji yang diucapkan oleh bupati novi untuk membangun jalan rusak tersebut. (yos)

Berita Terkait

Puluhan Kilo Meter Jalan di Kepulauan Belum Beraspal

Jalan Berlubang Kerap Timbulkan Kecelakaan di Madyopuro

Tak Kunjungi Diperbaiki, Warga Pamekasan Tanami Jalan Rusak Dengan Pohon dan Bakar Sampah

Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  22 jam

Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Peristiwa  7 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  11 jam

Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber