Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Gubernur Jatim Khofifah Minta Maaf Terkait Insiden Rusuh Papua
Senin, 19-08-2019 | 13:12 wib
Oleh : Amar Bahri
Surabaya pojokpitu.com, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa langsung menelpon Gubernur Papua Lukas Enembe terkait insiden rusuh Papua.

Dengan disaksikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur Khofifah menyampaikan permintaan maaf ke Gubernur Papua Lukas Enembe.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa kejadian ini bukan suara Jatim. Harus dibedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim. "Kami bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sering berkomunikasi dengan mahasiswa Papua, bahkan mereka sering diundang dalam setiap-setiap acara penting di Jawa Timur," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, komunikasi harus dibangun secara intensif. Masing-masing harus satu komitmen untuk menjaga NKRI, Pancasila, dan merah putih. Gubernur Jatim pun mengajak semuanya untuk bersama-sama saling menghormati dan menghargai.

Kerusuhan di Papua terjadi buntut dari aksi protes massa terhadap dugaan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Kini situasi di Manokwari sudah mulai kondusif. Namun dampak kerusuhan itu, gedung DPRD Papua Barat dibakar massa. (pul)

Berita Terkait


Massa Berdemo Desak Konjen Australia Deportasi Veronica Koman

Polda Jatim Resmi Tetapkan Status DPO Veronica Koman

Cari Keberadaan Veronica, Polda Jatim Koordinasi Dengan Konjen Australia

Ditolak Masuk Asrama, Polda Jatim Sulit Olah TKP Pelemparan Ular


Kampanye Damai Papua, Warga Surabaya Long March Bagikan Bendera Merah Putih

Sebar Hoax Kasus Papua, Youtubers Ditangkap Polisi

5 Mahasiswa Papua Dapat SIM Gratis Bagi Yang Lulus Ujian Teori dan Praktek

Inilah Sosok Veronica Koman, Paling Dicari Pasca Ricuh Papua

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber