Berita Terbaru :
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
Makin Banyak Peserta UTBK Reaktif
Nasib Kader Pemantau Pasien Covid-19 Belum Terima Intensif 4 Bulan
Dituduh Hina Pengusaha, Bupati Lumajang Diperiksa Cyber Crime Polda Jatim
Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan
   

Ketua KPSN Pastikan KLB PSSI di Kalimantan pada 2 November 2019
Olah Raga  Senin, 19-08-2019 | 04:23 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntono memastikan lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akan dihelat di Kalimantan pada 2 November 2018.

"Berdasarkan hasil road show KPSN ke daerah-daerah, mereka menghendaki jadwal pelaksanaan KLB PSSI untuk memilih ketua umum dan Komite Esekutif PSSI seperti keputusan KLB PSSI di Ancol, yakni 2 November 2019, bukan 25 Januari 2020 seperti yang diklaim PSSI dikehendaki FIFA," ucap Suhendra di sela-sela pertemuan dengan para voters di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (18/8).

Dalam pertemuan yang merupakan bagian dari Ekspedisi Borneo KPSN 2019 itu, voters yang hadir antara lain Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim dan pengurus Persisam Samarinda.

Sebelumnya, Suhendra beserta rombongan menyambangi Asprov PSSI Kalimantan Barat dan Asprov PSSI Kalimantan Tengah serta klub-klub sepak bola di kedua provinsi itu.

Mengapa Kalimantan dipilih sebagai lokasi KLB PSSI? Menurut Suhendra, Kalimantan merupakan calon Ibu kota yang sudah dipilih Presiden Joko Widodo.

Keputusan memilih Kalimantan juga merupakan bentuk terima kasih dan rasa syukur karena Jokowi concern terhadap kemajuan sepak bola dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.

Suhendra menyatakan, KLB PSSI untuk memilih ketua umum dan Komite Eksekutif digelar pada 25 Januari 2020 dengan dalih agar semua program PSSI berjalan dengan baik hanya alasan subjektif. Pasalnya, perwakilan FIFA dan Asian Football Confederation (AFC) juga hadir dalam KLB PSSI di Ancol itu.

"Sudah jangan macam-macam lagi, hargai kesepakatan dan komitmen yang sudah dibangun para voters," tegasnya.

KLB PSSI di Ancol pada 27 Juni lalu berhasil membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KLB).

KP dan KBP inilah yang akan menyelenggarakan pemilihan Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI, yang menurut keputusan KLB PSSI di Ancol akan digelar pada 2 November 2019.

Belakangan, jadwal KLB 2 November 2019 itu coba diundurkan menjadi 25 Januari 2020 dengan dalih menuruti keinginan FIFA.

"Itu upaya PSSI untuk menciptakan situasi dan bias demi melanggengkan kekuasaan status quo saja," tandas Suhendra. (jos/jpnn/pul)

Berita Terkait

Arema FC Tunggu Keputusan PSSI Terkait Gaji dan Rekontrak

Asprov PSSI Jatim Belum Bersikap Terkait Pengganti Sekjen

PSSI Meluncurkan Video Garuda Melawan Corona

Keputusan PSSI Tepat Dalam Situasi Darurat Corona
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  6 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  7 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  6 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber