Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Proses mediasi sempat memanas. Bahkan sejumlah massa menghadang kepala desa yang hendak keluar dari ruangan mediasi. Foto Syarwani
Ratusan Warga Nganjuk Tuntut Proyek Pamsimas Dihentikan
Minggu, 18-08-2019 | 19:54 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Berita Video : Ratusan Warga Nganjuk Tuntut Proyek Pamsimas Dihentikan
Nganjuk pojokpitu.com, Ratusan warga rame rame mendatangi rumah perangkat desa di Nganjuk. Massa meminta agar pemerintah desa tidak melanjutkan pembangunan Pamsimas.

Mereka 300 lebih warga Dusun Santren, Kebon Timun dan Dusun Bulung Desa Ngumpul Kecamatan Bagor Nganjuk, Minggu (18/8) malam menggeruduk rumah perangkat desa. Massa kecewa karena tidak semua warga yang diundang dalam mediasi soal pembangunan Pamsimas.

Warga melakukan mediasi dengan pihak aparat desa, kecamatan serta polisi. Proses mediasi sempat memanas, karena warga tetap menuntut proyek Pamsimas dihentikan. Namun Kepala Desa Ngumpul Ali Maksum, ngotot proyek tetap dilaksanakan, dengan alasan program pemerintah. Bagi warga yang menolak dianggap melanggar hukum.

Karena tuntutan massa tidak di setujui, massa tetap menduduki rumah perangkat desa, sambil memblokir pintu rumah saat kepala desa hendak keluar dari tempat mediasi. Aksi pemblokiran nyaris ricuh dan sebagai warga nyaris terjatuh. Beruntung polisi segera menghalau massa hingga kades bisa keluar.

Menurut Mustain Aziz perwakilan warga, pemerintah desa seharusnya tidak serta merta memasakan kehendak untuk membangun proyek Pamsimas. Sebab warga tidak menyetujui, sehingga akan muncul persolan baru dan terjadi perpecahan diantara warga.

"Warga menduga proyek Pamsimas hanya akal akalan pihak pemerintah desa, untuk kepentingan sekelompok tertentu. Sebab saat hendak membangbun proyek tersebut tidak ada musyawarah menyeluh kepada warga dan tokoh masyarakat," Mustain Aziz.

Warga meminta kepada Bupati serta pemerintah propinsi mengkaji ulang pembangunan proyek tersebut. Serta meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera menyelidi proyek Pamsimas karena diduga syarat permainan.

Warga menilai, proyek Pamsimas tidak perlu dibangun karena masih berkecukupan air. Serta kawatir dengan proyek tersebut bisa mengurangi volume air sumur, serta memecah belah warga desa.

Sementara itu usai Kepala Desa Ngumpul Ali Maksum keluar ruangan mediasa, warga secara bergantian membubarkan diri. Warga berecana akan melakukan aksi demo lebih besar jika pemerintah tetap melanjutkan proyek Pamsimas. Sementara perwakilan proyek pamsimas yang ada dilokasi, tidak bersedia dikonfirmasi. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Ekpedisi Muatan Kereta Api Tidak Terima Plakat Usaha Diturunkan Paksa Oleh PT KAI

Bau Menyengat, FKPS Gruduk DLH Bangkalan

Tuntut Proyek Mangkrak, Puluhan Warga Gelar Aksi di Pemkot Mojokerto

Warga Thoriqoh Tuding Bupati Intervensi Kasus Pencabulan


Aksi Demo Warga Menolak LSM yang Mengatas Namakan Perwakilan Rakyat di Bojonegoro

Pabrik Kopi di Sidoarjo Didemo Warga

Diduga Ada Korupsi ADD, Kepala Desa Siwalan Panji Didemo Warganya

Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Rumah dan Musholla Rusak, Akibat Proyek Jalan Menuju Apartemen
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber