Berita Terbaru :
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
Terseret Banjir Korban Ditemukan Nelayan di Tengah Laut Kondisi Membusuk
DPRD Bojonegoro Tetapkan 5 Raperda
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
   

Imam Mustofa Dikenal Pribadi Tertutup
Metropolis  Minggu, 18-08-2019 | 19:01 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Di kampungnya, pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo ini dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan eksklusif. Foto Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Usai melakukan penggeledahan, polisi menyegel rumah kos Imam Mustofa, di Jalan Sidosermo 4 Gang 1 Surabaya.

Penyegelan rumah Imam Mustofa pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo, di jalan Sidosermo 4 Gang 1 Surabaya menarik perhatian warga. Lantaran tak banyak warga yang mengenal pribadi Imam Santoso yang tinggal bersama istri dan 3 anaknya.

Menurut Ketua RT 03, RW 02 Sidosermo, Ainun Arif, pelaku tinggal di sebuah rumah kost di perkampungan padat penduduk, Sidosermo 4 Gang 1 Nomor 10 A Surabaya bersama isteri dan 3 anaknya. Sabtu malam, pihak kepolisian langsung menyegel kamar kos pelaku dengan memberi garis polisi .

Pelaku Imam Mustofa dikenal warga bernama Ali yang setiap harinya berjualan sempol dan makaroni. "Warga mengenal imam mustofa sebagai pribadi yang tertutup. Jarang berkomunikasi dengan warga, serta tak pernah sholat di masjid kampung," kata Ainun Arif.

Imam Mustofa lebih memilih sholat di MI tempat anaknya bersekolah. Sudah kurang lebih 5 tahun tinggal dan sehari hari jualan sempol dan macaroni bersama isterinya

Seperti diberitakan, Imam Mustofa diamankan usai membacok Aiptu Agus Sumartono anggota Polsek Wonokromo, Sabtu (17/8) sore. Modus yang dilakukan dengan berpura-pura melapor, namun tiba-tiba menyerang dengan senjata tajam. Akibatnya, Aiptu Agus Sumartono mengalami luka bacok di kepala, tangan dan pipi kirinya. (pul/yan)

Berita Terkait

Kondisi Ipda Agus Sumarsono Terus Membaik

Aiptu Agus Sumarsono Naik Pangkat Menjadi Perwira

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Dapat Kenaikan Pangkat dari Kapolri

Keluarga Pelaku Menyesali Aksi Tindakan Penyerangan Polsek Wonokromo
Berita Terpopuler
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  2 jam

Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  17 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber