Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Sumber Mata Air Andalan Warga Mulai Mengering
Sabtu, 17-08-2019 | 00:05 wib
Oleh : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Hampir 5 bulan lamanya di landa kemarau, sumber mata air andalan warga di Desa Klesem Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan mulai menipis. Hal tersebut lantaran banyaknya warga yang menggunakan air di sumber tersebut sebagai keperluan sehari-hari.

Sepertri kali gupit yang merupakan salah satu sumber mata air tersisa di wilayah tersebut, setelah hampir sekitar 5 bulan lamanya kekeringan melanda wilayah Kabupaten Pacitan.

Meski lokasi sumber mata air ini terbilang jauh dari pemukiman penduduk, namun masih banyak warga yang memanfaatkan air tersebut untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mandi dan mencuci. Hal ini lantaran sulitnya sumber mata air yang ditemukan saat musim kemarau.

Kabul,warga setempat, selain itu mereka juga harus mengantri dengan warga lainnya, guna mendapatkan air bersih tersebut.

Meskipun harus menunggu hingga ber jam-jam lamanya, namun mereka tetap sabar dan menunggu air yang ada di cekungan bebatuan tersebut terisi kembali  agar bisa di bawa pulang.

Sayangnya debit air yang ada di sumber tersbut pun kini semakin menipis. Mereka hanya bisa berharap pemerintah dapat membantu krisis air bersih yang ada di wilayah tersebut. (yos)

Berita Terkait


Sumber Mata Air Andalan Warga Mulai Mengering

Debit Air Danau Menyusut, Ratusan Sawah Terancam Kekurangan Pasokan Air

Musim Kemarau, Polres Tulungagung Distribusikan Puluhan Ribu Air Bersih

Kekeringan, Warga Mengantri Pembagian Air Bersih


Terdampak Kekeringan dan Penyakit, Hektaran Sawah Terancam Gagal Panen

Dampak Kekeringan Tanaman Cabe Mengering Kurangan Air

Polisi Bantu Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan

Dampak Kekeringan Menjadi Berkah Petani Buah Jambu Merah

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber