Berita Terbaru :
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

KPK Limpahkan Berkas Romy ke Penuntutan
Hukum  Jum'at, 16-08-2019 | 17:01 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkera mantan ketua umm PPP, Rohmahmurmurzy ke penututat tahap 2. Dengan selesainya berkas tersebut, Romy segera di sidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Romy merupakan tersangka untuk kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama, yang menjerat dua kepala Kemenag Gresik Muafak dan Haris Hasanudin Kemenag Jatim.

Romy mengatakan, mengenai jadwal pelimpahan perkaranya ke pengadilan, Romy menyebut pada 4 September 2019 mendatang.

Saat ini, Romy tengah dalam masa penahanan terakhir sebagai tersangka oleh KPK. Penahanan terakhir dilakukan selama 30 hari terhitung sejak Rabu (24/7) lalu.

Romy ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan kepala kantor wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanudin  dan mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq, sebagai tersangka.

KPK menduga ada transaksi yang dilakukan oleh HRS dan MFQ kepada RMY. Transaksi tersebut diduga terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama. (yos)

Berita Terkait

KPK Limpahkan Berkas Romy ke Penuntutan

Muafak Akui Pernah Beri Uang ke Romy Rp 41 Juta

Menag Akui Terima Uang Rp 10 Juta Dari Kakanwil Kemenag Jatim

KPK Periksa Sekjen Kemenag Terkait Seleksi Kemenag Jatim
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  2 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  51 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber