Berita Terbaru :
Satu Pedagang Meninggal Covid, Ratusan Warga Dirapid
Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolinggo
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
   

Viral Video Sopir Truk Protes Penimbangan UPPKB Widodaren
Mataraman  Jum'at, 16-08-2019 | 13:24 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Widodaren di Kabupaten Ngawi, membantah tudingan rekayasa saat melakukan penilangan oleh Malik, sopir truk asal Mojokerto, yang videonya viral di media sosial.

Petugas dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, menyatakan telah melakukan semua prosedur, saat memberikan surat tilang serta alat timbangnya dalam kondisi normal.

Unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor widodaren di Kabupaten Ngawi, melakukan aktivitas seperti biasanya. Petugas dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan,  melakukan pemeriksaan setiap kendaraan angkutan barang yang melintas jalan nasional Ngawi-Solo.

UPPKB widodaren menjadi sorotan setelah seorang sopir truk asal Mojokerto, mengunggah video melalui media sosial milik, setelah ditilang oleh petugas.

Video protes berdurasi lebih dua menit tersebut, viral di dunia maya sehingga  menjadi perhatian warganet. Dalam video tersebut, Malik mengeluhkan adanya perbedaan hasil penimbangan terhadap kendaraannya, antara  UPPKB Widodaren dibandingkan UPPKB lainnya.

Menanggapi viralnya video Malik tersebut, koordinator satuan pelayanan UPPKB Widodaren, Tri Handono, menyatakan, pihaknya telah melakukan semua prosedur, saat penimbangan dan memberikan surat tilang.

"Alat timbang juga dalam kondisi normal dari tera badan metrologi masih berlaku hingga 19 September 2019. Saat ditimbang kendaraan malik memiliki berat 11,380 ton, dengan kelebihan muatan sekitar 51,73 persen dari muatan standarnya sekitar 7,5 ton," kata Tri Handono.

Pasca viralnya video Malik, UPPKB Widodaren telah memberikan pelaporan lengkap kepada atasannya, di Kementerian Perhubungan. Belasan ASN yang bertugas, tetap bekerja seperti biasanya.

Terkait pelanggaran kelebihan muatan oleh Malik, akan diproses sesuai hukum berlaku, dengan persidangan di Pengadilan Negeri Ngawi. (yos)

Berita Terkait

Viral Press Ban Harga Rp 600 Ribu

Viral Keluhan Pasien Reaktif di Gedung Indoor

Penumpang Melahirkan Didalam Bus Saat Sedang Melaju

Viral Nelayan Mengganggu Kawanan Hiu Tutul
Berita Terpopuler
Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  4 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber