Berita Terbaru :
Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Menpora Apresiasi PBSI Home Tournament
Xiaomi Siapkan Kejutan Ponsel Unik
Patroli Masker, Risma Perintahkan Kadis Turun Jalan Bagikan Masker
Tanam Sayur Untuk Ketahanan Pangan Di Masa Pandemi Covid-19
HNW: Pemerintah Harus Konsekuen Melaksanakan UU Pesantren
Pondok Gontor 2 Klaster Baru Covid-19, Begini Respons Gus Jazil MPR
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sejumlah Pria Bertubuh Kekar Menyobek Spanduk Partai Berkarya, Ada Tommy Soeharto
   

Oplos Ratusan Tabung LPG Subsidi, Tersangka Tidak Ditahan
Mataraman  Kamis, 15-08-2019 | 16:00 wib
Reporter : Saiful Muailimin
Jombang pojokpitu.com, Petugas kepolisian berhasil menyita ratusan tabung Lpg 3 Kg subsidi dan Lpg 12 non subsidi dari 2 pelaku tersangka aksi pengoplosan di Jombang.

Setiap bulannya  tersangka berhasil mengoplos tabung Lpg 12 Kg sebanyak 50 tabung. Meskipun sudah melakukan pengoplosan hingga ratusan tabung Lpg, petugas tidak melakukan penahanan terhadap dua pelaku.

Bangunan ruko yang ada di Desa Sidowarek Kecamatan Ngoro Jombang ini, langsung diamankan petugas. Di ruko ini  ditemukan ratusan tabung Lpg 3 Kg bersubsidi yang di pindah ke tabung Lpg non subsidi. Tabung melon subsidi ini sebagian sudah kosong, sebagian masih isi. Seluruh barang bukti ini disita petugas untuk kepentingan penyelidikan.

Sedang dua pelaku yakni pemilik usaha Ari Setyo Wicaksono (29) warga Desa Blimbing Kecamatan Gudo Jombang dan karyawannya Andri Putra (26) warga Desa Sukorejo Kecamatan Ngantang Malang, masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Jombang.

Ipda Emilda Deni Listiawan, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), Polres Jombang, mengatakan, dalam aksinya pelaku menggunakan alat modifikasi pemindah gas.

"Selama satu bulan pelaku berhasil mengoplos dan menjual 50 tabung lpg 12 kg ke pelanggannya," ujar Ipda Emilda Deni Listiawan.

Setiap tabung 12 kg di isi dengan 5 tabung lpg 3 kg subsidi. Kika  harga umum tabung Lpg 12 Kg dijual Rp 145 ribu, pelaku menjual lebih rendah yakni Rp 120 ribu. Satu tabung 12 kg yang terjual pemilik usaha terlarang ini meraup keuntungan Rp 40 ribu.

Dalam penggrebekan ini petugas mengamankan 62 tabung Lpg 12 Kg, 354 tabung Lpg 3 Kg, 40 tabung bright gas, satu timbangan dan satu set alat modifikasi pemindah gas. Sayangnya dalam kasus ini petugas tidak melakukan penahanan terhadap dua pelaku.

Karena pasal yang  di gunakan untuk menjerat pelaku yakni pasal 32 ayat 2 junto pasal 30 dan 31 uu ri no 2 tahun 1981 tentang metrologi legal hanya memberikan ancaman hukuman 6 bulan penjara. (yos)

Berita Terkait

Oplos Ratusan Tabung LPG Subsidi, Tersangka Tidak Ditahan

Polisi Temukan Home Industri Pengoplosan LPG Ilegal

Polres Gresik Tangkap Pengoplos Tabung LPG Bersubsidi
Berita Terpopuler
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sepak Bola  9 jam

Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Pendidikan  46 menit



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber