Berita Terbaru :
Persiapan PPDB SMP Tahun Ajaran 2020-2021
Hanyut 24 Jam Di Laut, Nelayan Ditemukan Selamat
Pendeta Diadili, Hakim Lanjutkan ke Pembuktian
Wakil Walikota Surabaya Pastikan Dirinya Baik-Baik
38 Orang Kembali Dipulangkan Dari Asrama Haji Surabaya
Antisipasi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Polisi Bagikan Masker di Pasar Tradisional
KPU Surabaya Ajukan Tambahan Anggaran Untuk Tahapan Pilkada Di Masa Pandemi Covid-19
Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Rapid Test Massal Warga Pasar Taman, 10 Orang Pertama Rapid Tes, 8 di Antaranya Reaktif
Puluhan User Perumahan di Kawasan Sukodono Tertipu Pengembang
Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo
Dilarang Keluar Rumah, Seorang Warga di Ngawi Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Belasan Pasien Covid-19 Dari Tenaga Medis dan Keluarga Dinyatakan Sembuh
Ikhlas Nabung Selama 10 Tahun, Wanita Pedagang Kue Batal Berangkat Haji
ASN Lingkungan Pemkab Jember Rapid Test Massal
   

Wanprestasi, Arema FC Lepas Munich X
Sepak Bola  Selasa, 13-08-2019 | 23:30 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Arema FC tidak lagi bekerjasama dengan munich x, setelah pihak apparel asal Jerman tersebut dianggap tidak mampu memenuhi kebutuhan tim hingga 80 persen.

Dalam mengarungi sisa kompetisi liga satu 2019, Dedik Setiawan dan kawan - kawan akan menggunakan baju tempur buatan sendiri , yang akan pertama kali dipakai saat melawan Persebaya, Kamis sore di stadion kanjuruhan.

Manager Bisnis Arema FC, Yusrizal Fitriandi memastikan, laga Arema FC melawan Kalteng Putra menjadi laga terakhir bagi Dendi Santoso dan kawan-kawan mengenakan baju tempur dari munich-x karena wanprestasi. Sehingga menyebabkan kerugian bagi Arema FC ratusan juta rupiah perbulannya.

Munich X yang awalnya berjanji dapat menyediakan 30 ribu potong jersey untuk dijual, ternyata hanya mampu menyediakan dua ribu jersey authentic yang ludes dalam waktu tiga hari penjualan.

Munich X juga dianggap tidak mampu melengkapi peralatan perang tim senior dan junior Arema FC, sehingga kekurangan atas apparel munich x sebesar 80 persen.

Pihak Arema juga sudah memberikan surat teguran hingga tiga kali kepada perwakilan Munich-x di Indonesia, namun sia-sia.

Yusrinal Fitriandi mengatakan, pada laga melawan Persebaya 15 Agustus sore di Stadion Kanjuruhan nanti, sekaligus sebagai ajang perdana penggunaan baju tempur baru Arema FC dengan label milik sendiri.

Jersey baru milik Arema FC yang berlabel SEA diharapkan mampu menutupi kerugian yang selama ini dialami dari segi penjualan. Sebagai langkah awal, Arema FC akan mengeluarkan sepuluh ribu jerzey authentic. (yos)

Berita Terkait

Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni

Panpel Arema Tunggu Arahan Terkait Virus Corona di Laga Arema VS Persib

Kembali Gelar Pemusatan Latihan, Arema FC Fokus Serangan dan Bertahan

Kalahkan Barito Putera 3-0, Mario Gomez Ingin Arema FC Konsisten
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  13 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  10 jam

Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Covid-19  2 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber