Berita Terbaru :
Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Rapid Test Massal Warga Pasar Taman, 10 Orang Pertama Rapid Tes, 8 di Antaranya Reaktif
Puluhan User Perumahan di Kawasan Sukodono Tertipu Pengembang
Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo
Dilarang Keluar Rumah, Seorang Warga di Ngawi Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Belasan Pasien Covid-19 Dari Tenaga Medis dan Keluarga Dinyatakan Sembuh
Ikhlas Nabung Selama 10 Tahun, Wanita Pedagang Kue Batal Berangkat Haji
ASN Lingkungan Pemkab Jember Rapid Test Massal
Menko PMK Tinjau Penyaluran BST Di Kota Malang
Disparta Tinjau Persiapan Hotel Yang Akan Kembali Buka
Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
   

Polda Jatim Bongkar Industri Merkuri Illegal
Metropolis  Selasa, 13-08-2019 | 15:16 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dalam ungkap kasus ini, polisi menangkap 5 pelaku yang terdiri dari pemodal, produsen, penjual dan pendistribusi merkuri. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Subdit Empat Tipidter Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (13/8) siang, menggelar hasil ungkap produksi merkuri atau air raksa ilegal di Sidoarjo. Lima orang distatus sebagai tersangka yang masing-masing berperan sebagai pemodal, produsen, pendistribusi, dan penjual.

Seluruh air raksa ini dijual secara online dengan merek dagang jerman, gold. Para tersangka ini berinisial AW (41) warga Surabaya, AB (49) warga Waralohi, AH (35) warga Sidoarjo, AS (50) warga Hulu Sungai Selatan, dan MR (35) warga Banjarmasin.

Para tersangka ini merupakan jaringan produsen merkuri atau air raksa ilegal yang telah beroperasi sejak 2006. Jaringan produsen merkuri illegal ini dibongkar setelah polisi melakukan cyber patrol di dunia maya dan mendapati adanya penjualan merkuri secara online.

Dari hasil penelusuran itu, polisi menemukan seorang produsen sekaligus penjual merkuri di Krian Sidoarjo. Setelah dikembangkan, polisi mendapati 4 pelaku lain sebagai pemodal, pendistribusi barang di Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Tengah.

Dari hasil penyidikan, merkuri ini diproduksi oleh pelaku menggunakan bahan baku batu cinnabar yang berasal dari Pulau Buru. Selanjutnya, bahan baku itu diolah melalui penyulingan sianida dan biji besi menggunakan tabung besi. Dalam produksi, satu ton batu cinnabar bisa menghasilkan 500 kilogram merkuri.

"Dari hasil produksi ini, kami menyita 414 kilogram merkuri dalam kemasan siap edar. Oleh tersangka, satu kemasan botol seberat satu kilogram merkuri dijual dengan harga Rp 1,5 juta," kata Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Dirreskrimsus Polda Jawa Timur.

Sementara itu Kepala Bidang Pertambangan Dinas Esdm Pemprov Jatim, Agung Subagyo menyatakan bahwa merkuri ini merupakan bahan yang biasa digunakan untuk pemurnian emas. Namun merkuri ini sangat merusak lingkungan dan organ tubuh dalam jangka waktu lama. "Produsen emas legal di Indonesia tidak menggunakan bahan merkuri ini, sebab penggunaan produksi bahan berbahaya dilarang di Indonesia," kata Agung Subagyo.

Dalam pengungkapan ini, Polda Jatim juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya tabung besi penyulingan batu cinnabar , biji besi, nikel dan satu drum sianida. Para tersangka ini dijerat pasal 161, undang-undang RI nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda 10 miliar, serta pasal 106 UURI nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman 4 tahun penjara atau denda Rp 10 miliar. (pul)

Berita Terkait

Polda Jatim Bongkar Industri Merkuri Illegal

Kepergok, Tiga Pencuri Kayu Sono Keling Diringkus Polsek Dampit

Diduga Terlibat Kasus Illegal Logging, Oknum Kades Diciduk Polisi

Kades Begal Diduga Terlibat Illegal Logging
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  11 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  9 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  8 jam

Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber