Berita Terbaru :
Profesor LIPI Menilai Perekonomiai Jatim Masih Baik Ditengah Pandemi
Presiden Beri Tanda Jasa dan Kehormatan Kepada 53 Tokoh Terpilih
PKB dan PDIP Akan Koalisi Dalam Pilkada Lamongan 2020
Dolar Loyo, Harga Emas Antam Naik Lagi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Resiko Penularan Lewat Aerosol, WHO Peringatkan Tunda ke Dokter Gigi
Klaster Rumah Makan, Tiga Karyawan Positif Covid-19
Panas, PDIP Beri Sinyal Ganggu Dominasi Mahfud Arifin di Surabaya
Bursa Transfer: Gelandang Chelsea ke Milan, Juventus Jual Dybala
3 Laptop Terbaru Acer Menarget Konsumen Modern
Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
KASBI Kecam PHK Secara Sepihak Terhadap Karyawan BUMN
Sadas, Handsanitizer Berbahan Alami Tanaman Adas
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
   

Pasar Kain Tenun Ikat Lamongan Sampai ke Timur Tengah
Pantura  Selasa, 13-08-2019 | 09:17 wib
Reporter : Selvy Wang
Lamongan pojokpitu.com, Banyak orang yang sudah mengetahui kain tenun ikat hanya berasal dari NTT atau Toraja, namun ternyata Jawa Timur juga mempunyai jenis kain tenun ikat , yang dibuat di Lamongan. Meski begitu, kain tenun ikat ini sudah mencapai pasar Timur Tengah.

Tidak banyak yang tahu, ternyata Jawa Timur pun mempunyai kain tenun ikat khas yang diproduksi di Lamongan. Memang tidak sepopuler seperti kain tenun ikat dari NTT atau Toraja, namun ternyata pasar kain tenun Lamongan ini sudah sampai ke Timur Tengah.

Salah satunya seperti usaha kain tenun milik Silvi , pengrajin tenun asal Lamongan, yang rajin mengikuti pameran, untuk lebih mengenalkan tenun Lamongan.

Menurut Silvi, tenun ikat Lamongan ini murni menggunakan alat tenun bukan mesin, untuk menjaga kualitas tenun dan tradisi, sehingga dalam pengerjaannya benar- benar menggunakan tenaga manusia. Satu helai kain bisa selesai dalam waktu satu hingga dua hari, tergantung jenis kesulitannya.

Kain tenun ikat Lamongan ini pun diakui dapat dipadu padankan dengan berbagai jenis kain. Seperti Masroh, yang memesan kain tenun ikat ini untuk dijahit menjadi baju.

Tak hanya dalam bentuk lembaran kain, tenun ikat ini juga dijual dalam bentuk baju dan sarung. Harga yang dibandrol pun beragam mulai dari Rp 125 ribu hingga jutaan rupiah.(end)

Berita Terkait

Titin Sudarsa Angkat Tenun Lamongan

Mengenal Kreasi Cantik Kain Ecoprint Dengan Pewarna Alami

Pasar Kain Tenun Ikat Lamongan Sampai ke Timur Tengah

Lebaran Tinggal Menghitung Hari, Pedagang Kain Gigit Jari
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  2 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  13 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  10 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber