Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Penghitungan Suara Ulang di Trenggalek Diwarnai Protes Terkait Amplop Kertas Suara Sobek
Senin, 12-08-2019 | 18:00 wib
Oleh : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Penghitungan suara ulang pileg 2019 yang dilakukan KPU Trenggalek sempat diwarnai aksi protes oleh saksi partai politik. Hal tersebut terjadi karena segel dan amplop surat suara yang rusak, penghitungan suara ulang sempat dihentikan untuk sementara.

Protes saksi PDIP terjadi saat penghitungan suara ulang di TPS 12 Kelurahan Surodakan, saat akan dilakukan pembukaan kotak suara. Saksi melihat segel yang menutup kotak suara kardus memang masih dalam kondisi yang utuh, tapi segel itu telah terlepas dari kardus.

Protes yang dilayangkan semakin menjadi pada saat anggota KPPS mengeluarkan amplop pertama yang berisi hasil pemungutan suara tingkat DPRD kabupaten. Sampul amplop berwarna cokelat kondisinya robek separuh hingga terlihat isi surat suara di dalamnya.

Seperti yang diaktakan saksi PDIP, Wahyu Asmoro, pihaknya tidak bisa terima kalau terjadi seperti ini, dikarenakan yang digugat adalah suara DPRD dan ini yang rusak adalah amplop DPRD, bagaimana mungkin ini bisa terjadi. Untuk selanjutnya, akan dikoordinasikan dengan induk partai untuk langkah selanjutnya yang akan dilakukan.

Akibat protes tersebut, proses penghitungan sempat dihentikan sementara waktu. KPPS, KPU, serta Bawaslu melakukan koordinasi untuk menyikapi hasil temuan amplop yang rusak.
Setelah melakukan koordinasi bersama, KPU akhirnya kembali melanjutkan proses penghitungan hasil pemungutan suara untuk DPRD kabupaten.

Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi, memastikan, tidak melakukan proses pengubahan maupun perusakan logistik pemilu tersebut. "Kita memastikan tidak mengubahnya sama sekali, dari hasil pemeriksaan kerusakan itu terjadi karena sudut surat suara yang lancip dan pergeseran dari tingkat TPS hingga KPU, sehingga sampul amplop menjadi rusak dan robek," kata Gembong.

KPU lalu memerintahkan KPPS untuk melanjutkan proses penghitungan suara. Jika merasa keberatan, saksi diminta untuk menuliskan pada formulir yang telah disediakan.

Dalam hal ini kpu hanya melaksanakan keputusan MK yang bersifat final dan mengikat, sehingga tidak bisa menunda-nunda penghitungan lagi. (yos)

Berita Terkait


Penghitungan Suara Ulang di Trenggalek Rampung, Suara PDIP Bertambah Namun Kursi Tetap

Penghitungan Suara Ulang di Trenggalek Diwarnai Protes Terkait Amplop Kertas Suara Sobek

KPU Surabaya Siap Gelar Penghitungan Ulang Pileg di 3 TPS

Setelah Sempat Hilang, Suara PKB di 3 TPS Muncul Kembali


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber