Berita Terbaru :
Sungai Gemblo Yang Penuh Sampah Disulap Menjadi Destinasi Wisata Air
Rakercabsus, Bahas Program Unggulan Hingga Reformasi Birokrasi
Puluhan Calon Pasien di Rumah Sakit Pasang Batu dan Botol Air Mineral
Razia Masker, Polisi Justru Temukan Warga Sedang Bermain Judi
Tiga Pria Pengangguran Tipu Pemuda Berkebutuhan Khusus
Ratusan Warga di Nganjuk Antri Bensin Premium
Dua Pelaku Tawuran Ternyata Masih Remaja
Pemkot Surabaya Gelar Rakor Terkait Rencana Sekolah Dibuka
Bersiap Sekolah Tatap Muka, 21 SMP Jalani Simulasi
Demo Pekerja Hiburan Malam Tuntut Walikota Cabut Perwali 33 Tahun 2020
Di Kampus Unair, Gilang Dikenal Baik dan Pandai
Adu Jangkrik Mobil VS Motor, Satu Tewas
Dirut PDAM Surabaya Bantah Siap Dampingi Machfud Arifin Sebagai Bakal Calon Wawali
Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan
Dukun Cabul Asal Bondoeo Ditetapkan Tersangka
   

Antisipasi Kebakaran, Polisi, TNI dan Perhutani Adakan Patroli Hutan Gabungan
Peristiwa  Senin, 12-08-2019 | 17:10 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Antisipasi kebakaran hutan di musim kemarau, Polsek Bantur Gabungan dengan TNI, Perhutani melakukan patroli di hutan yang rawan akan kebakaran hutan. Dengan menaiki kendaraan trail, mereka menyisir hutan dengan tiga titik hutan. Satu hutan dinyatakan rawan kebakaran lantaran dekat dengan pemukiman dan tempat wisata.

Apel antisipasi karhutla dilakukan Polsek Bantur kerjasama dengan TNI, Perhutani dan muspika di perempatan jalur lingkar selatan yang memiliki banyak hutan di sampingnya, yang masuk daerah Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Dalam apel yang dipimpin Kapolsek Bantur, AKP Yatmo menegaskan, akan waspada kebakaran hutan pada musim kemarau saat ini, dan rutin melakukan patroli di hutan yang ada.

Usai apel digelar, petugas gabungan langsung menyisir beberapa hutan yang ada di wilayah Bantur dengan menggunakan motor trail guna melihat kerawanan akan adanya kebakaran hutan.

Untuk patroli gabungan dilakukan di 3 hutan yang ada di wilayah Bantur, dan salah satu hutan yang terletak di Desa Bandungrejo merupakan daerah terawan untuk kebakaran hutan, lantaran berdekatan dengan pemukiman dan tempat wisata.

"Usai apel langsung dilakukan patroli wilayah di hutan yang berpotensi kebakaran saat musim kemarau. Tiga hutan yang disisir dengan satu hutan di Desa Bandungrejo paling rawan terjadi kebakaran lantaran berdekatan dengan kampung dan wisata yang ditakutkan pengunjung membuang puntung rokok yang bisa berakibat kebakaran," kata AKP Yatmo, Kapolsek Bantur.

Sementara itu, beberapa polsek yang memiliki lahan hutan di wilayahnya juga harus rutin melakukan patroli guna mencegah terjadinya karhutla yang kini tengah marak terjadi di Indonesia.

Kesadaran masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun sisa panen sembarangan serta membuang puntung rokok sembarangan, sangatlah dihimbau petugas, supaya kejadian karhutla tidak terjadi.(end)

Berita Terkait

Tanggulangi Kebakaran, Warga Simulasi Padamkan Api

Antisipasi Kebakaran, Polisi, TNI dan Perhutani Adakan Patroli Hutan Gabungan
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  9 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  8 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  10 jam

Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber