Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Ganti Kresek Dengan Daun Pepaya dan Besek Untuk Kurangi Sampah Plastik
Senin, 12-08-2019 | 08:15 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Tingkat pencermaran sampah plastik di Indonesia yang masih berada di nomor 2 se dunia, membuat sejumlah pihak terus berupaya untuk mengurangi sampah plastik. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan barang berbahan plastik yang digunakan sekali pakai.

Bertepatan dengan momen idul adha, sejumlah penyelenggara hewan kurban mengganti penggunaan kresek sebagai pembungkus daging kurban, dengan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan.

Seperti di salah satu sekolah dasar di Surabaya ini, yang mengganti penggunaan kresek dengan daun pepaya untuk membungkus daging hewan kurban yang akan dibagikan.

Ali Imron, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 3, selain lebih ramah lingkungan, daun pepaya dipilih karena mampu melunakkan daging, sehingga membuat daging lebih empuk saat dimasak.

"Karena dalam satu jam daging bisa lebih empuk dengan daging pepaya, yang kedua dengan daun pepaya ini juga bisa mengurangi sampah plastik yang susah terurai," ujar Ali Imron.

Begitu juga di tempat penyembelihan hewan kurban di terminal BBM Surabaya, yang juga tidak lagi menggunakan plastik untuk membungkus daging hewan kurban.

Di tempat penyembelihan ini, panitia mengganti kresek dengan besek yang dilengkapi daun jati.  Ahmad Yani Lauma, Operational Head Terminal BBM Surabaya, menerangkan, besek dan daun jati sendiri mampu menjaga kualitas daging agar tetap segar dan lebih harum dari aroma daun jati. Setelah tak terpakai, beseknyapun masih bisa dimanfaatkan oleh warga.

"Untuk pembagian daging kurban ke masyarakat sekitar, kita tidak menggunakan sampah plastik lagi, kita menggunakan besek, jadi kita juga sesuai dengan aturan pemerintah kota surabaya. Tujuannya juga unuk mengurangi bahan kantong plastik yang dibagikan ke masyarakat, selain itu, setelah daging diambil, masyarakat juga masih bisa memanfaatkan besek ini untuk hal lain," kata Ahmad Yani Lauma.

Mengganti kresek dengan bahan alami untuk membungkus daging kurban ini, juga sesuai dengan arahan pemerintah Kota Surabaya, sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik.

Selain itu, penggunaan plastik khususnya plastik hitam untuk membungkus daging hewan kurban, juga bisa berbahaya bagi kesehatan, karena memungkinkannya terjadi migrasi zat-zat berbahaya dari kresek hitam ke daging kurban. (yos)

Berita Terkait


Idul Adha Menjadi Berkah Penyedia Jasa Giling Daging

Gunakan Daun dan Besek, DeDurian Park akan Ajak Masyarakat Menanam Bambu

Hewan Kurban Disembelih Harus Ramah Lingkungan

Ganti Kresek Dengan Daun Pepaya dan Besek Untuk Kurangi Sampah Plastik


Lazismu dan JTV Gelar Pemotongan Hewan Kurban dan Pengobatan Gratis

Petugas Dinas Peternakan Temukan Puluhan Hati dan Paru Hewan Kurban Rusak

50 Dokter Diterjunkan Untuk Periksa Hewan Kurban

Sidak Hewan Kurban, Petugas Temukan Hewan Kurban Tidak Sesuai Syariah Islam Dijual

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber