Berita Terbaru :
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Dokter Temukan Cacing Hati Disalah Satu Hewan Kurban di Polres Malang
Malang Raya  Minggu, 11-08-2019 | 23:10 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Penyembelihan hewan kurban saat perayaan Idul Adha dilakukan serentak diseluruh dunia, salahsatunya di Polres Malang. Meskipun terlihat adanya penurunan jumlah hewan kurban tahun ini, namun pemandangan setiap tahunnya selalu ditemukan dokter hewan Dinas Peternekan dan Kesehatan Hewan, saat memeriksa kesehatan hati sapi.

Ini karena ditemukan banyaknya cacing hati, lantaran  membahayakan konsumennya jika dimakan, maka hati yang terinjfeksi cacing hati langsung dimusnahkan oleh tim disnakkeswan dengan dikubur dan disiram solar terlebih dahulu.

Hal itu lantaran hati sapi yang sudah terinfeksi cacing hati tidak akan mati meskipun sudah direbus dengan suhu paling panas, dan untuk menghindari resiko pencurian hati terinfeksi, maka harus dihancurkan.

Menurut dokter hewan muhammad Aris Wahyudi, kepala UPT Disnakkeswan Kabupaten Malang menjelaskan, bahwa Disnakkeswan kabupaten malanng sudah menerjunkan 10 tim di 10 kecamatan berbeda dibantu anak magang dari jurusan dokter hewan UB.

"Kita sudah sering bersosialisasi terhadap pemilik peternakan untuk selalu memberikan obat anti cacing minimal setahun 2 kali untuk menghindari itu," ujar Aris.

Pihak Disnakkeswan Kabupaten Malang akan terus memantau kesehatan hewan melalui luar dan dalam, untuk menghindari hati yang rusak akibat cacing hati yang menginfeksi hewan tersebut.

Berita Terkait

Idul Adha Menjadi Berkah Penyedia Jasa Giling Daging

Gunakan Daun dan Besek, DeDurian Park akan Ajak Masyarakat Menanam Bambu

Hewan Kurban Disembelih Harus Ramah Lingkungan

Ganti Kresek Dengan Daun Pepaya dan Besek Untuk Kurangi Sampah Plastik
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  7 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  7 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  6 jam

Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Olah Raga  6 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber