Berita Terbaru :
Merasa Ditipu , Seorang Kades Lapor ke Polisi
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
   

Santri Bakar Sate Masal di Hari Hari Raya Idhul Adha
Rehat  Minggu, 11-08-2019 | 17:30 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Berita Video : Santri Bakar Sate Masal di Hari Hari Raya Idhul Adha
Jombang pojokpitu.com, Ribuan santri di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, menggelar bakar sate masal usai melaksanakan sholat idhul adha. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi bagi santri yang tidak pulang di saat libur hari raya. Kegiatan ini diharapkan bisa semakin memupuk kebersamaan sesama santri.

Aktifitas santri di komplek Pondok Pesantren Tebuireng Desa Cukir Kecamatan Diwek Jombang, usai melaksanakan sholat idhul adha. Mereka tampak asik menikmati membakar sate masal di halaman komplek pesantren yang didirikan KH Hasyim Asyari.

Sebelum membakar sate, santri memotong kecil daging kurban yang di dapatkan dari panitia kurban pesantren. Santri juga menyiapkan bumbu sendiri untuk bisa menikmati sate daging tersebut. Asappun langsung mengepul di halaman komplek sambil tercium bau bakaran daging sate.

Rahmat Gusti Cokro, santri asal Jambi ini mengaku sengaja tidak pulang meskipun libur hari raya. Pasalnya selain waktu libur yang pendek,dirinya ingin menikmati kebersamaan bersama temannya membakar sate daging kurban.

KH. Lukman Hakim, mudir pondok pesantren tebuireng, mengatakan, pesantren tahun ini mendapatkan hewan kurban sebanyak 37 ekor sapi dan belasan kambing.

"Hewan ini sebagian kiriman wali santri, termasuk kiriman gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa serta sejumlah tokoh," kata Lukman Hakim.

Tradisi bakar sate masa daging kurban ini sengaja dijaga pesantren untuk memotivasi santri untuk saling menjaga kebersamaan, apalagi waktu libur yang diberikan juga pendek hanya dua hari.

Seluruh daging kurban yang dikelola pesantren ini akan disalurkan kepada delapan ribu warga di sekitar kawasan pesantren dan sekitarnya. (yos)

Berita Terkait

Idul Adha Menjadi Berkah Penyedia Jasa Giling Daging

Gunakan Daun dan Besek, DeDurian Park akan Ajak Masyarakat Menanam Bambu

Hewan Kurban Disembelih Harus Ramah Lingkungan

Ganti Kresek Dengan Daun Pepaya dan Besek Untuk Kurangi Sampah Plastik
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  10 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  10 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  7 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber