Berita Terbaru :
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Santri Bakar Sate Masal di Hari Hari Raya Idhul Adha
Rehat  Minggu, 11-08-2019 | 17:30 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Berita Video : Santri Bakar Sate Masal di Hari Hari Raya Idhul Adha
Jombang pojokpitu.com, Ribuan santri di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, menggelar bakar sate masal usai melaksanakan sholat idhul adha. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi bagi santri yang tidak pulang di saat libur hari raya. Kegiatan ini diharapkan bisa semakin memupuk kebersamaan sesama santri.

Aktifitas santri di komplek Pondok Pesantren Tebuireng Desa Cukir Kecamatan Diwek Jombang, usai melaksanakan sholat idhul adha. Mereka tampak asik menikmati membakar sate masal di halaman komplek pesantren yang didirikan KH Hasyim Asyari.

Sebelum membakar sate, santri memotong kecil daging kurban yang di dapatkan dari panitia kurban pesantren. Santri juga menyiapkan bumbu sendiri untuk bisa menikmati sate daging tersebut. Asappun langsung mengepul di halaman komplek sambil tercium bau bakaran daging sate.

Rahmat Gusti Cokro, santri asal Jambi ini mengaku sengaja tidak pulang meskipun libur hari raya. Pasalnya selain waktu libur yang pendek,dirinya ingin menikmati kebersamaan bersama temannya membakar sate daging kurban.

KH. Lukman Hakim, mudir pondok pesantren tebuireng, mengatakan, pesantren tahun ini mendapatkan hewan kurban sebanyak 37 ekor sapi dan belasan kambing.

"Hewan ini sebagian kiriman wali santri, termasuk kiriman gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa serta sejumlah tokoh," kata Lukman Hakim.

Tradisi bakar sate masa daging kurban ini sengaja dijaga pesantren untuk memotivasi santri untuk saling menjaga kebersamaan, apalagi waktu libur yang diberikan juga pendek hanya dua hari.

Seluruh daging kurban yang dikelola pesantren ini akan disalurkan kepada delapan ribu warga di sekitar kawasan pesantren dan sekitarnya. (yos)

Berita Terkait

Penyembelihan Hewan Kurban di Sumenep Gunakan Protokol Covid-19

Wujudkan Nadzar, Tuna Wisma Sumbang Hewan Kurban

DPD Demokrat Jatim : Kurban di Masjid, Pembagian Langsung ke Rumah Warga

Masih Ada Hewan Kurban Yang Belum Cukup Umur
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  11 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  8 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  3 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber