Berita Terbaru :
Omzet Penjualan Kurung Ketupat Menurun Drastis
Penyeberangan ke Pulau Gili Sepi, Ini Penyebabnya
Pasien Rawat Jalan Kemotologi di RSUD dr Soetomo Menghilang Sejak Wabah Covid
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
   

Harga Cabai di Lamongan Tembus 100 Ribu Perkilo Gram
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 11-08-2019 | 02:05 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Menjelang hari raya idul adha, harga cabai di beberapa apsar tardisional di Kabupaten Lamongan, mengalami kenaikan hingga Rp 100 perkilo gram. Akibat kenaikan harga ini, banyak para pedagang yang terpaksa mengurangi jatah untuk penjualan. Selain cabai kecil, cabai besar juga mengalami kenaikan hingga 30 persen.

Sudah sejak hampir dua hari terakhir ini, harga cabai kecil di beberapa pasar tardisional di Kabupaten Lamongan mengalami kenaikan. Bahkan yang sebelumnya harga cabai yang hanya Rp 8 ribu perkilo gram, kini mencapai Rp 100 ribu perkilo gramnya.

Kenaikan harga cabai, khsususnya cabai kecil ini membaut banyak  pedagang terpaksa megnurangi stok penjualan. Yang mana biasanya satu hari menjual 20 kilo gram kini dikurangi menjadi 10 kilo gram.

Pengurangan jumlah stok penjualan ini di lakukan oleh para pedagang di Lamongan, karena takut jika cabai yang dijual ini tidak laku. Hal ini dikarenakan cabai sendiri juga cepat membusuk jika dibiarkan selama satu atau dua hari.

Menurut Sutri, salah satu penjual cabai di pasat tradisional di Pasar Sidoarjo Lamongan, kenaikan harga cabai ini sudah sejak beberapa hari terakhir ini.

"Untuk cabai besar yang dulunya hanya Rp 60 ribu perkilo gram, kini menjadi Rp 80 ribu perkilo gram," kata Sutri.

Dampak kenaikan harga cabai khsusus nya cabai besar ini juga dirasakan oleh para pedagang sambelan. Karena para pedagang sendiri juga kebingungan dengna adanya kenaikan harga cabai kecil itu sendiri. (yos)

Berita Terkait

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  10 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  12 jam

Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
Metropolis  7 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  16 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber