Berita Terbaru :
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
Puluhan Tahanan Polres Jalani Rapid Test Massal Mendadak
Penyekatan Kendaraan di Jalur Perbatasan Jatim - Jateng
Dievaluasi, Kualitas Beras BPNT di Tuban Dikabarkan Tak Layak Konsumsi
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
   

Hias Kampung Sambut HUT RI , Warga Sulap Sampah Plastik Jadi Bunga Sakura
Agustusan  Sabtu, 10-08-2019 | 21:10 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menyemarakan HUT ke 74 republik indonesia, sekelompok warga di Tulungagung, memanfaatkan limbah kantong plastik untuk menghias kampung mereka. Limbah yang diambil dari bank sampah desa setempat, disulap menjadi rangkaian bunga sakura yang unik dan menarik.

Kreatifitas warga RT 2 RW 2, Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, dalam memeriahkan ulang tahun kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia ini, patut diapresiasi.

Pembuatan bunga sakura dari bahan kantong plastik bekas ini, dikerjakan beramai-ramai oleh warga wanita. Sampah kantong plastik beraneka warna, yang diambil dari bank sampah desa setempat, dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai bunga sakura yang tengah mekar.

Selain dikerjakan secara berkelompok, sebagian warga mengerjakan pembuatan bunga sampah plastik ini dirumah masing-masing. Setelah bunga-bunga tersebut jadi lengkap dengan tangkai kawat, pengurus RT mengumpulkannya untuk kemudian dirangkai.

Oleh warga laki-laki, bunga-bunga sakura tersebut kemudian dirangkai, diikat pada ranting sisa potongan pohon. Rencananya, warga akan membuat sebanyak 50 batang pohon bunga sakura, yang nantinya akan ditempatkan di masing-masing halaman rumah warga.

Menurut pengurus RT, Yudha Bayu Kusuma, biaya untuk menjadikan lingkungan layaknya taman bunga sakura ini tidaklah mahal, pihak RT hanya menganggarkan biaya sebesar Rp 500 ribu untuk pembelian kawat, dan juga semen sebagai pot bunga.

Selain untuk menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan, kegiatan hias lingkungan dengan bunga sakura berbahan limbah ini, juga menjadi proyek percobaan. Warga RT 2 RW 2 Desa Jarakan, mempunyai rencana untuk menjadikan lingkungan mereka, sebagai gang wisata. (yos)

Berita Terkait

Semarak HUT RI Masih Terasa, Warga Gelar Lomba Panjat Pinang Berlangsung Seru

Meriahkan Perayaan HUT RI Kke 74, Warga Sembung Tulungagung Gelar Orkes Angklung

Lestarikan Kesenian Lokal, Ratusan Pelajar Ikuti Pawai Reog Kendang

Puluhan Warga Ikut Lomba Menangkap Ikan Lele
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  7 jam

Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  5 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  10 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber