Berita Terbaru :
Hibur Anak-Anak, Polisi Berikan Edukasi Anak di Tempat Wisata
Antusias Petani Menanam Tembakau di Suasana Covid-19
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang Kota Malang
Bus dan Kru Harus Lakukan Protokol Kesehatan Ketat
Keramaian dan Kerumunan Massa Tetap Dilarang di Bangkalan
Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
   

Ekskavator Berbahan Dasar Alat Suntik
Teknologi  Kamis, 08-08-2019 | 18:44 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Berita Video : Ekskavator Berbahan Dasar Alat Suntik
Surabaya pojokpitu.com, Mahasiswa jurusan Teknik Industri, salah satu kampus di Surabaya membuat inovasi ekskavator dari alat suntik. Ini sekaligus mempraktekkan hukum hidrolis fisika serta kampanye say no to drugs.

Puluhan mahasiswa baru jurusan Teknik Industri ini membuat ekskavator sebagai salah satu alat yang banyak digunakan pada industri. Bedanya, ekskavator yang dibuat, berbahan dasar tusuk sate, kertas dupleks, gabus, selang, dan alat suntik. Sebisa mungkin mereka merancangnya membentuk ekskavator yang bisa mengangkut semen.

"Yang unik, penggeraknya menggunakan alat suntik. Selain memeragakan hukum hidrolis fisika, ini juga mengkampanyekan gerakan say no to drugs yang saat ini banyak dilakukan oleh kalangan mahasiswa," tutur Naufal Bima Saputra, salah satu mahasiswa.

Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa memahami pentingnya ilmu fisika bagi dunia industri. Sekaligus, menjadi lebih paham jika alat suntik tidak selalu identik dengan narkoba. Namun bisa juga digunakan sebagai alat penggerak ekskavator yang bernilai positif.(end)

Berita Terkait

Alat Berat Ekskavator Proyek Saluran Air Terbakar di Mojokerto

Ekskavator Berbahan Dasar Alat Suntik
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  8 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang Kota Malang
Mlaku - Mlaku  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber