Berita Terbaru :
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
   

Siswa Asal Jepang Belajar Permainan Tradisional
Agustusan  Kamis, 08-08-2019 | 18:34 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Berita Video : Siswa Asal Jepang Belajar Permainan Tradisional
Surabaya pojokpitu.com, Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, enam siswa SMA asal Perfektur Osaka mengikuti lomba tradisional di SMA Negeri 16 Surabaya. Meski sulit, mereka senang menjajal permainan tradisional Indonesia.

Ena Tomomatsu, siswa Hatsushiba Ritsumeikan High School, merupakan salah satu siswa pertukaran pelajar yang datang dari Perfektur Osaka. Dia bersama lima orang temannya terpilih menjadi bagian dari Student Exchange ke-35. Dalam ajang pertukaran pelajar yang rutin digelar hasil kerja sama Pemprov Jatim dan Perfektur Osaka.

Selama di Surabaya, Ena bersama temannya mengikuti beragam agenda pengenalan budaya Jatim. Termasuk mengikuti lomba tradisional Indonesia yang digelar oleh SMA Negeri 16 Surabaya, seperti makan kerupuk dan meletuskan balon. Meski terbilang sulit karena baru memainkannya, mereka senang, bisa menjadi bagian dari permainan tradisional indonesia.

"Lomba permainan tradisional yang dilakukan merupakan upaya sekolah untuk mengingatkan siswa agar tidak lupa untuk melestarikan budaya tradisional. Agar tak tergerus oleh modernisasi," kata Roosdiantini, Kepala Sekolah SMAN 16.

Diharapkan dengan kegiatan ini, siswa asal Jepang lebih mengenal budaya Indonesia. Sehingga bisa menarik minat mereka dan lingkungannya untuk datang ke Indonesia, khususnya Jawa Timur.(end)

Berita Terkait

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19

Melestarikan Permainan Tradisional Meriam Bambu di Bulan Ramadhan

Sekelompok Pemuda Trenggalek Lestarikan Permainan Tradisional Meriam Bambu

Produsen Jamu Tradisional Berbahan Empon-Empon Banjir Orderan
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  9 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  18 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  16 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber