Berita Terbaru :
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Buruh PDP Khayangan Berharap Penyertaan Modal Masuk Dalam P-APBD 2019
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 08-08-2019 | 17:49 wib
Reporter : Syadid Fahmi
Jember pojokpitu.com, Puluhan buruh perkebunan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun mendatangi kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Jember. Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan terkait pencoretan penyertaan modal Perusahaan Daerah Perkebunan Khayangan dalam rancangan perubahan APBD tahun 2019.

Buruh Perkebunan PDP Khayangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun, Kamis siang mendatangi kantor Bappeda Pemkab Jember, untuk bertemu dengan Kepala Bappeda Achmad Fauzi yang dinilai bertanggung jawab atas pencoretan penyertaan modal Perusahaan Daerah Perkebunan Khayangan sebesar Rp 5,8 milyar. 

Namun saat kejadian Kepala Bappeda sedang mengikuti rapat dengan DPRD, massa akhirnya bergerak menuju kantor DPRD Kabupaten Jember. Saat sampai di kantor DPRD, massa yang sudah menunggu lama langsung memasuki ruang rapat. Pimpinan dewan akhirnya memfasilitasi pertemuan antara para buruh dan Kepala Bappeda di ruang rapat.

Menurut Ketua Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun, Dwibagus, dirinya berharap solusi yang diberikan oleh dewan, dengan memanggil Direksi PDP Khayangan memberikan titik terang dari kekhawatiran buruh terkait pencoretan penyertaan modal PDP sebesar Rp 5,8 milyar.

Sementara itu, Martini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember menyampaikan, akan memperjuangakan tuntutan buruh dengan memanggil direksi PDP Khayangan.(end)

Berita Terkait

Antisipasi Macet, Bundaran Waru Harus Steril Dari Buruh

Aksi Buruh Tolak Disahkannya UU Omnibus Law

Tidak Digaji Selama Tiga Bulan, Buruh Herbal Estate Datangi Rumah Pemilik Herbal

Buruh Sidoarjo Masih Demo Kenaikan UMK Rp 4,2 Juta
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  14 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  15 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Peristiwa  4 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  14 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber