Berita Terbaru :
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
Polsek Sukorejo Amankan Balon Udara Siap Diterbangkan
Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Tim Satgas Pangan Sidak Harga Daging Ayam Capai Rp 40 Ribu
   

Perum Bulog Siapkan 700 Ribu Ton Beras Untuk BPNT
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 08-08-2019 | 12:43 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Menjelang penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Perum Bulog telah menyiapkan sebanyak 700 ribu ton beras, stok beras tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penyaluran di bulan September hingga Desember. Perum Bulog memastikan stok beras masih aman meskipun kemarau terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, saat melihat panen padi di Desa Bongkot Kecamatan Peterongan Jombang. "Saya ingin memastikan produktifitas panen dan harga padi di tingkat petani masih layak dan menguntungkan," ucap Budi Waweso.

Meskipun musim kemarau, mantan kepala BNN ini memastikan Perum Bulog, masih memiliki stok beras yang cukup hingga tahun 2020 mendatang. "Termasuk untuk kebutuhan penyaluran bantuan pangan non tunai yang akan dimulai September mendatang," imbuhnya.

Untuk kebutuhan penyaluran bantuan kementrian sosial tersebut, perum bulog sudah menyiapkan sebanyak 700 ribu ton. Beras tersebut akan dialokasikan untuk tiga bulan ke depan. Sedang stok perum bulog sendiri saat ini ada 2,5 juta ton. "Jika dikurangi 700 ribu ton masih ada sisa 1,8 juta ton beras, stok ini diprediksi cukup hingga memasuki tahun 2020 awal," kata Budi Waweso.

Disinggung soal rencana import beras, perum bulog hingga akhir tahun 2019 dipastikan tidak akan melakukan import. "Karena stok masih mencukupi dan aman hingga musim panen awal tahun 2020 mendatang," ucap Budi Waweso. (yos) 

Berita Terkait

Perum Bulog Siapkan 700 Ribu Ton Beras Untuk BPNT

Bulog Pasarkan Beras Organik, Rambah Pasar Nasional dan Internasional

Dititipkan di Gudang Kediri, Beras Impor Segera Disalurkan Ke Indonesia Timur

Beras Bulog Kurang Diminati Warga
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  15 jam

Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  3 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  16 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber