Berita Terbaru :
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
   

Bermodal Uang Pensiun, Kakek Tanam Pohon Sepanjang 19 Kilometer di Bibir Pantai
Sosok  Selasa, 06-08-2019 | 18:20 wib
Reporter : Mochammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Prihatin melihat rusaknya hutan di sekitar pantai, seorang kakek di Kabupaten Blitar, berinisiatif melakukan penghijauan. Bermodalkan uang pensiun yang didapat, kakek tersebut kemudian melakukan penghijauan sepanjang 19 kilometer di bibir pantai.

Adalah mbah Suwondo, warga Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Meski usianya yang mencapai 65 tahun, ia dan anggota kelompok jawa dwipa aktif melakukan penghijauan di sepanjang bibir pantai.
Setiap hari, mbah Wondo dan kelompoknya memilah cangkokan pohon cemoro udang, untuk diberi tanah agar siap ditanam kembali.

Berawal dari keprihatinannya melihat hutan yang rusak, kakek 5 cucu ini kemudian melakukan penaman pohon cemara udang di sepanjang pantai. Meski banyak ejekan dan penolakan yang datang, tidak membuat semangat kakek 3 anak ini luntur.

Bahkan, Suwondo rela menggunakan seluruh uang pensiunnya sebagai tukang kebun sekolah untuk membeli bibit pohon. Bermodalkan uang Rp 140 juta, pensiunan ASN ini kemudian melakukan penghijauan sepanjang 19 kilometer di bibir pantai seluruh Blitar. Dalam 1 kilometer, terdapat 500 hingga 700 bibit pohon yang ditanam oleh kakek 65 tahun tersebut.
 
Sejak tahun 2014, Suwondo telah menanam berbagi pohon, mulai dari cemara udang hingga kelapa. "Selain berfungsi untuk mencegah terjadinya abrasi, penanaman pohon ini juga dapat memperindah pantai," kata Suwondo.

Kini dalam melakukan penghijauan, kakek 65 tahun itu dibantu beberapa warga yang tergabung dalam organisasi jawa dipa. Selain diajak menanam pohon, warga juga memberikan edukasi tentang cara pembibitan yang benar. Atas jasanya tersebut, pemerintah akhirnya memberikan penghargaan kalpataru kepada kakek 5 cucu itu.

Sementara, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, sangat mendukung apa yang dilakukan oleh mbah Wondo dan kelompoknya. karena dari data lingkungan hidup, masih terdapat 6 ribu hektar lahan kritis di seluruh pesisir blitar.

Suwondo berharap apa yang telah dilakukan ini, dapat mengurangi luas lahan kritis yang ada, dan membuat blitar kembali asri seperti dulu. (yos)

Berita Terkait

Kurangi Resiko Bencana Longsor, Kodim Bersama Pemkab Tanam Rumput Vetiver

Cegah Tanah Longsor, Lereng Gunung Arjuno Ditanami Ribuan Rumput Vetiver

Pasca Banjir Bandang Ijen, Puluhan Komunitas Reboisasi Massal Gunung Suket

Jalan Rusak Parah, Warga Tanami Pohon
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  19 menit



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber