Berita Terbaru :
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
Puluhan Warga Demo Kanwil Ditjen Bea Cukai Jatim di Juanda
Kejari Musnahkan Barang Bukti 116 Dua Bulan Perkara
Tidak Memakai Masker, Sejumlah Pengendara Jalan Diminta Putar Balik
   

Seribu Lebih Warga Situbondo Terjangkit Hiv Aids
Kesehatan  Selasa, 06-08-2019 | 17:10 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Berdasar data dari Dinas Kesehatan Situbondo, angka warga terjangkit virus Hiv Aids kini mencapai seribu lebih penderita. Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan terus berupaya dalam menekan perkembangan virus Hiv Aids ke semua golongan masyarakat. Ironisnya, masyarakat yang diduga terjangkit justru dari kalangan ibu rumah tangga.

Seluruh eleman milik Pemerintah Daerah Situbondo, terus berupaya mendeteksi dini dan mendata yang terjangkit virus Hiv Aids. Wakil Bupati Situbondo, Ir Yoyok Mulyadi, mengatakan, tercatat masyarakat situbondo terjangkit virus Hiv Aids mencapai seribu lebih penderita.

"Tak hanya melakukan pendataan, pemeritah daerah melalui dinas kesehatan terus gencar menekan penyebaran virus Hiv Aids tersebut. Angka penderita virus akan terus melambung tinggi jika pemerintah daerah hanya berdiam diri," kata Yoyok Mulyadi.

Bahkan, angka penderita Hiv Aids di Kabupaten Situbondo, masih didominasi oleh ibu rumah tangga. "Pasalnya, perempuan lebih mudah terserang virus Hiv yang berdampak epidemik dibandingkan laki-laki karena alasan biologis, sosiokultural dan ekonomi," imbuh bupati.

Taka hanya itu, pemerintah daerah juga tidak mengucilkan warganya yang sudah terjangkit Hiv Aids. "Diharapakan masyarakat bisa menerima keberadaan odha," ujar Yoyok Mulyadi.

Deteksi dini pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan tak hanya di lakukan kepada ibu rumah tangga. Hasil razia baik di beberapa eks lokalisasi yang terjaring, petugas Satpol PP langung melakukan pengecekan darah mereka. (yos)

Berita Terkait

Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang

KPAD Madiun Catat 113 Penderita HIV/Aids Tambahan

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids

Puluhan Komunitas Gelar Aksi Damai Peringati Hari Hiv Aids se Dunia
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  3 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  18 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber