Berita Terbaru :
Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampung
Kedapatan Akan Mudik, Satu Keluarga Asal Sidoarjo Diminta Putar Balik
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Kepolisian Resor Tulungagung Bongkar Praktik Prostitusi Anak Bawah Umur
Mataraman  Selasa, 06-08-2019 | 16:20 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Kepolisian Resort Tulungagung, membongkar praktik perdagangan manusia, dengan korban anak dibawah umur. Dengan modus dipekerjakan sebagai pelayan warung kopi, korban juga melayani hubungan badan dengan pelanggan. Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua tersangka, yakni pemilik warung dan penyedia tenaga kerja.

Sri Lestari warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Kota, Surabaya, yang sehari-hari tinggal dan memiliki usaha warung kopi, di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo, Trenggalek, terpaksa harus berurusan dengan polisi.

Sri Lestari ditetapkan sebagai tersangka bersama Sri Utami, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang sehari-hari tinggal di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, atas dugaan praktik perdagangan manusia.

Kompol Ki Ide Bagus Tri , Wakapolres Tulungagung, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi, terkait adanya transaksi perekrutan anak dibawah umur, yang hendak dipekerjakan sebagai pelayan warung kopi.

Seorang korban yang masih berusia 14 tahun, disuruh tersangka Sri Lestari merekrut orang untuk ikut bekerja di warung kopi miliknya. "Saat menjemput dua calon pekerja yang disediakan oleh tersangka Sri Utamio, yang masing-masing berusia 15 dan 16 tahun itulah, ketiga korban diamankan polisi," kata Kompol Ki Ide Bagus Tri.

Dihadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Tulungagung, korban mengaku, selain bekerja menemani minum pengunjung warung, dia juga melayani hubungan seksual.

Transaksi seksual dilakukan di bilik belakang warung, dengan tarif Rp 200 ribu sekali transaksi. Dari uang tersebut, korban mendapat bagian sebesar Rp 150 ribu dan pemilik warung Rp 50 ribu.

Dari tempat kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya uang sebesar Rp 600 ribu, sprei dan bungkus alat kontrasepsi. 

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 2 dan 17 UU RI no 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun penjara dan paling lama lima belas tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Polisi Buru Germo Prostitusi Anak di Bawah Umur

Satreskrim Polres Blitar Bongkar Prostitusi Anak Dibawah Umur

Kepolisian Resor Tulungagung Bongkar Praktik Prostitusi Anak Bawah Umur

Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  13 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  8 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  11 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber