Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Alat Pendeteksi Gempa Bumi di Bukit Kerek Ngawi
Selasa, 06-08-2019 | 02:20 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Pulau Jawa merupakan salah satu daerah yang rawan gempa bumi, untuk mendeteksinya BMKG menyebar alat deteksi dini, salah satunya berada di bukit kerek Kabupaten Ngawi. Alat pemantau gempa bumi canggih ini, sangat terawat dan beroperasi selama 24 jam dengan pasokan energi listrik dari panel surya.

Bukit kerek di Desa Kerek Kecamatan  Ngawi, merupakan salah satu perbukitan bagian timur laut Kota Ngawi. Bukit yang sedangkan dikembangkan sebagai lokasi wisata oleh pemdes kerek, juga merupakan rumah bagi alat pendeteksi gempa bumi dari BMKG.

Dibangun sekitar tahun 2009, alat pemantau gempa bumi tersebut, beroperasi selama 24 jam. Untuk menjaga fasilitas penting ini, BMKG menugaskan Murjani (54) warga desa setempat, sebagai penjaganya.

Selama satu bulan, lelaki tersebut mendapatkan honor sekitar Rp 300 ribu, untuk merawat lokasi dan menjaga keamanannya. Selain Murjani, warga Kerek juga sangat peduli untuk menjaga alat tersebut.

Murjani, penjaga alat pemantau gempa bumi, mengatakan, alat canggih tersebut beroperasi selama 24 jam dengan pasokan energi listrik, dari panel surya.

Jika mendeteksi gempa bumi, alat tersebut secara otomatis akan menyampaikan informasi, langsung ke BMKG pusat dengan peralatan komunikasinya.

"Jika terjadi gempa bumi, saya akan memperoleh pemberitahuan dari BMKG, melalui telepon genggamnya. Jika mengalami kerusakan, petugas dari BMKG segera dikirimkan untuk memperbaiki," ucap Murjani.

Alat tersebut selama ini aktiv terlibat pemantauan gempa, di sesar aktif utara lereng gunung lawu dan sesar aktiv lokal lainnya. Sesar aktif lokal tersebut telah terpantau menyebabkan gempa bumi 4,9 skala richter di Ngawi pada 4 November 2016.

Alat ini juga mendeteksi gempa bermagnitudo 2,1 skala richter, di Ngawi pada 3 April 2019. Alat canggih ini, juga ikut mendeteksi rangkaian 19 gempa bumi bermagnitudo 2,5 hingga 3,8 skala richter di Madiun, pada 3 Agustus 2019 lalu. (yos)

Berita Terkait


Alat Pendeteksi Gempa Bumi di Bukit Kerek Ngawi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber