Berita Terbaru :
Minim Sirkulasi Udara, Peluang THM Tutup Bakal Lebih Lama
Selama 6 Bulan Terkahir, 11 Kasus Kebakaran Terjadi di Bojonegoro
Overload Pasien Covid, RS Rujukan Tambahan Segera Dioptimalkan
Grand Livina Tabrak Truk Trailer Rusak Rumah Warga
Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul
Nenek Renta Tinggal Di Gubug Reot Tak Layak Huni
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
   

Puluhan Orang Keracunan Hajatan, Satu Korban Meningal
Mataraman  Sabtu, 03-08-2019 | 18:43 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Puluhan warga di Kota Blitar keracunan, usai makan nasi rawon di rumah warga yang hajatan. Mereka mengalami mual, muntah dan pusing hingga buang air besar berkelanjutan.

Bahkan, satu warga meninggal dan akan segera dimakamkan. Sementara, belasan korban lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Blitar. Petugas masih menyelidiki kasus ini, dengan memeriksa sisa makanan di laboratorium.

Suasana duka masih menyelimuti keluarga Sudarsono, warga Jalan Kurma Kelurahan Karangsari Kota Blitar. Pasalnya, Sudarsono meninggal usai menyantap nasi rawon di rumah tetangganya yang mempunyai hajatan.

Tetangga dan juga kerabat masih berdatangan untuk bertakziah. Sudarsono merupakan salah-satu warga yang menjadi korban, usai mengalami keracunan nasi rawon, dari hajatan tahlilan peringatan 100 hari seorang warga, Mujianik.

Seorang korban yang juga ketua RT, Sudarminto mengaku, awalnya ia dan puluhan warga lainnya menghadiri undangan hajatan di rumah tetangga. "Usai makan, saya dan warga lainnya mengalami mual dan muntah-muntah dan akhirnya dibawa ke rumah sakit Sabtu (3/8) siang," kata Sudarminto.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah tkp di rumah pemilik hajatan. Petugas juga memintai keterangan dari pemilik hajatan, jenis makanan yang disuguhkan saat acara tahlilan kemarin malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dokter Mukhlis, mengatakan, pihaknya sudah memeriksa puluhan warga yang menjadi korban keracunan massal. "Puluhan korban ini, diduga intoksikasi atau keracunan usai menyantap nasi rawon, saat menghadiri hajatan tahlilan," ujar Mukhlis.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Blitar, masih menunggu hasil sisa makanan yang dibawa ke laboratorium, untuk memastikan penyebab keracunan dan meninggalnya Sudarsono. (yos)



Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  22 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  21 jam

Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tron...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber